Meriahkan Hari Santri Nasional, Pagar Nusa Sampang Gelar Sepak Bola Api

- Admin

Jumat, 23 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Memperingati hari Santri Nasional, Pimpinan Cabang Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa Kabupaten Sampang, menggelar permainan sepak bola api dan juga atraksi silat.

Kegiatan olahraga dan olahtubuh ini sebagai simbol kekuatan santri dan juga bertujuan menghidupkan tradisi sepak bola api di kalangan santri, sekaligus mengenang arwah pahlawan yang berasal dari kaum muslim kalangan santri.

Permainan sepak bola api ini digelar di lapangan Pondok Pesantren As-Sirojiyyah, Kajuk, Kelurahan Rongtengah, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Kamis (22/10/2020) malam.

Baca Juga:  Datangi DPRD Bojonegoro, Sejumlah Kades Kawal Jalannya Rapat Banggar

Bola yang dimainkan menggunakan kelapa tua yang direndam minyak tanah selama beberapa hari, kemudian dibakar api agar tidak membahayakan keselamatan para penonton.

Kobaran api pada bola ini membuat permainan semakin seru. Tepuk sorak para santri yang berdiri mengelilingi arena pertandingan menambah semangat para pemain. Kemeriahan dan semangat para santri inilah yang membangkitkan tradisi baru di pondok pesantren tersebut.

Ketua Pimpinan Cabang Pencak Silat Pagar Nusa Kabupaten Sampang, Moh Wahyudi menyampaikan tujuan permainan sepak bola api untuk melestarikan tradisi sepak bola api yang merupakan bagian dari budaya pondok pesantren tempo dulu bahkan sebelum masa Indonesia merdeka.

Baca Juga:  Bandel, Satpol PP Bongkar Tenda PKL di Jalan Sikatan Pasar Srimangunan Sampang

“Juga untuk mengenang para pahlawan yang berasal dari umat islam kalangan santri. Kan ada beberapa pahlawan nasional yang juga dari kalangan Umat Islam atau kalangan santri,” jelasnya kepada suarabangsa.co.id, Jumat (23/10/2020).

Sepintas terlihat ngeri, pasalnya api yang berkobar panas dan dapat sewaktu-waktu membakar itu justru malah menjadi ajang permainan. Meskipun terkesan menakutkan, namun para santri tampak menikmati permainan tersebut bersama para rekan-rakannya.

“Kegiatan ini sudah dinantikan para santri Pesantren As-Sirojiyyah, dan akan menjadi tradisi tahunan setiap menyambut hari santri nasional,” kata dia.

Baca Juga:  Cabut Colokan Listrik di Rumah, Pria di Sampang Tewas Kesetrum

Kemeriahan bertambah saat olahraga atraksi bola api yang di gelar tersebut mendapatkan dukungan suporter yang memberikan semangat kepada tim yang bertanding dan berlaga pada ajang bola api ini.

“Kita jadikan kegiatan ini sebagai ajang untuk bersilat dan bersilaturahmi. Semoga kegiatan ini dapat menjadikan ajang silaturrahim bagi para santri dan pagar nusa,” tandasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru