Gegara Bakar Kemenyan, Dua Rumah di Sampang Hangus Dilalap Sijago Merah

- Admin

Jumat, 5 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Ini pelajaran bagi kita semua, maksud hati membakar kemenyan untuk ritual keagamaan, malah dua unit rumah juga turut terbakar.

Nasib sial itulah yang kini dialami oleh Salwani dan Ayuvilani, keduanya warga Jalan Hasanuddin RT04 RW04, Kelurahan Polagan, Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

Sejatinya, mereka sedang melaksanakan tradisi bakar kemenyan disetiap malam Jumat, dan itu menjadi tradisi masyarakat muslim di Sampang, sebagai simbol mengirimkan doa bagi keluarga yang sudah meninggal.

Informasi yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id dari pemadam kebakaran (Damkar) Satpol PP Sampang, konon sumber api yang menyebabkan rumah tersebut dilalap si jago merah pada, Jumat (05/08/2022) sekitar pukul 01.45 WIB lantaran api kemenyan.

Baca Juga:  Pulang dari Jakarta, 37 Orang Datangi Posko Percepatan Penangana Covid 19 Sampang

Salah seorang saksi yang merupakan warga sekitar, Arip mengungkapkan, sumber api diduga dari api pembakaran (kemenyan) yang jatuh dan mengena kasur dan televisi yang ada di rumah tersebut.

“Korban jiwa tidak ada, tetapi rumah mengalami rusak parah. Kalau dugaan sementara itu dari pembakaran kemenyan yang jatuh dan mengena kasur dan televisi,” kata Arip.

Karena banyak perabotan yang mudah terbakar, kata dia, api secara cepat membesar dan meluas. Api dapat dijinakkan selama kurang lebih 45 menit dengan bantuan satu unit damkar dan 1 unit tangki suplay air.

Baca Juga:  Hari Pertama Pendaftaran Paslon, Kantor KPU Sampang Masih Sepi

“Untungnya penanganan bisa cepat, sehingga tak merembet ke bangunan lainnya,” pungkas Arip.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru