Warga Kesal, Sejumlah Desa di Camplong Sampang Alami Pemadaman Listrik

- Admin

Senin, 19 Oktober 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pemadaman aliran listrik oleh Perusahaan Listrik Negara (PLN) di sejumlah Desa di Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, sejak siang hingga malam hari, Senin (19/10/2020) sangat menyengsarakan warga.

Pasalnya, akibat pemadaman listrik tersebut aktivitas warga menjadi lumpuh. Warga bingung apa yang menyebabkan listrik padam dalam waktu yang lama.

Misnari, warga Desa Banjar Tabulu mengatakan, listrik padam sejak adanya hujan pada pukul 12.30 WIB siang tadi dan kini sudah pukul 22.00 WIB belum juga menyala.

Baca Juga:  Depresi Ditinggal Istri, Bridin Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Robatal Sampang

“Kita tidak tau apa gangguannya kenapa bisa begitu lama, kita kan butuh mandi, masak dan lainnya. Ini gimana PLN macam tidak berdosa saja, mereka tidak memikirkan kebutuhan masyarakat,” ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Lindawati. Menurutnya, mestinya kalau ada gangguan PLN itu sudah harus antisipasi bila ada gangguan tidak semua daerah terkena dampak pemadaman.

Dikatakannya, mungkin akibat hujan ada pohon tumbang menimpa rumah atau kabel jaringan PLN di wilayah Kecamatan Camplong, namun PLN juga punya alat yang namanya Motorise atau LBS pemutus jalur jaringan selama proses perbaikan dan daerah yang aman bisa menyala.

Baca Juga:  Hendak Salip Truk, Mobil Pickup di Sampang Tabrak Pemotor hingga Tewas

“Kita tidak tau, kenapa gangguan listrik padam sejak siang. Kenapa PLN menempatkan pejabat yang tidak bisa mengatasi gangguan. Hal ini disamping merugikan masyarakat juga merugikan PLN,” kesalnya.

Terpisah, pihak Unit Pelayanan Terpadu PLN Area Sampang saat dihubungi belum menjawab.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB