Kasus Covid-19 di Kabupaten Sampang Melonjak, Zona Hijau Tinggal 2 Kecamatan

- Admin

Jumat, 19 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Penyebaran Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di Kabupaten Sampang, Madura semakin meluas. Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 diwilayah itu menunjukkan, hingga Jumat (19/06/2020) pukul 13.00 WIB, tinggal dua kecamatan yang masih zona hijau. Yakni, Kecamatan Torjun dan Sokobanah.

Selebihnya, sembilan Kecamatan masuk zona merah (ada kasus covid -19). Masing-masing Kecamatan Sampang, Camplong, Omben, Kedungdung, Jrengik, Pangarengan, Banyuates, Robatal dan Karang Penang. Sementara itu, tiga kecamatan lainnya masuk zona kuning, yakni Kecamatan Sreseh, Tambelangan dan Ketapang.

Baca Juga:  Tersangka Pelaku Pungli Pasar Lenteng, Seorang ASN dan Dua PHL Diancam Hukuman Penjara Seumur Hidup

Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang, Moh Djuwardi menjelaskan secara rinci terkait jumlah sebaran Covid-19, adalah 525 bersatus orang dalam pemantauan (ODP), 437 diantaranya sudah selesai dipantau dan 88 orang masih dipantau. Sementara itu, 30 bersatus pasien dalam pengawasan (PDP), 26 pasien diantaranya berstatus PDP aktif atau yang masih diawasi.

“Dari 30 pasien yang berstatus PDP, sebanyak 2 pasien meninggal sebelum dinyatakan positif ataupun negatif Covid-19 melalui hasil swab,” katanya saat dikonfirmasi via whatsapp.

Saat ini, kata dia, total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sampang telah mencapai 76 pasien, diantaranya yang meninggal dunia sebanyak 7 orang dan pasien sembuh ada 19 orang.

Baca Juga:  Suster Ari Puspitasari Meninggal, Kapolda Jatim Ucapkan Duka Cita

“Sisanya, pasien positif aktif atau masih dirawat di ruang isolasi Balai Latihan Kerja (BLK) ada 50 orang,” urainya.

Dengan semakin meluasnya penyebaran virus corona, pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspadai virus corona. Selain itu diminta turut serta aktif membantu Pemkab Sampang dalam upaya memutus mata rantai virus corona.

“Tentu untuk memutus rantai penyebaran virus corona ini semua pihak harus saling bersinergi. Dengan social distancing, memakai masker jika keluar rumah, menjaga kebersihan lingkungan dan hidup sehat,” pungkasnya.

Baca Juga:  Salah Satu Orang Tua Korban Dugaan Kekerasan Siswa SMP di Camplong Sampang Diintimidasi

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB