SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Penyebaran Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19 di Kabupaten Sampang, Madura semakin meluas. Data Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 diwilayah itu menunjukkan, hingga Jumat (19/06/2020) pukul 13.00 WIB, tinggal dua kecamatan yang masih zona hijau. Yakni, Kecamatan Torjun dan Sokobanah.
Selebihnya, sembilan Kecamatan masuk zona merah (ada kasus covid -19). Masing-masing Kecamatan Sampang, Camplong, Omben, Kedungdung, Jrengik, Pangarengan, Banyuates, Robatal dan Karang Penang. Sementara itu, tiga kecamatan lainnya masuk zona kuning, yakni Kecamatan Sreseh, Tambelangan dan Ketapang.
Juru bicara Satgas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang, Moh Djuwardi menjelaskan secara rinci terkait jumlah sebaran Covid-19, adalah 525 bersatus orang dalam pemantauan (ODP), 437 diantaranya sudah selesai dipantau dan 88 orang masih dipantau. Sementara itu, 30 bersatus pasien dalam pengawasan (PDP), 26 pasien diantaranya berstatus PDP aktif atau yang masih diawasi.
“Dari 30 pasien yang berstatus PDP, sebanyak 2 pasien meninggal sebelum dinyatakan positif ataupun negatif Covid-19 melalui hasil swab,” katanya saat dikonfirmasi via whatsapp.
Saat ini, kata dia, total kasus positif Covid-19 di Kabupaten Sampang telah mencapai 76 pasien, diantaranya yang meninggal dunia sebanyak 7 orang dan pasien sembuh ada 19 orang.
“Sisanya, pasien positif aktif atau masih dirawat di ruang isolasi Balai Latihan Kerja (BLK) ada 50 orang,” urainya.
Dengan semakin meluasnya penyebaran virus corona, pihaknya kembali mengimbau kepada masyarakat untuk benar-benar serius waspadai virus corona. Selain itu diminta turut serta aktif membantu Pemkab Sampang dalam upaya memutus mata rantai virus corona.
“Tentu untuk memutus rantai penyebaran virus corona ini semua pihak harus saling bersinergi. Dengan social distancing, memakai masker jika keluar rumah, menjaga kebersihan lingkungan dan hidup sehat,” pungkasnya.

















