SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Akibat terus meningkatnya jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19. Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Kesehatan setempat menggelar rapid test massal di 4 pasar tradisional pada Selasa (16/06/2020).
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, test tersebut dilakukan untuk menekan laju penularan Covid-19. Selain itu, rapid test massal ini juga merupakan bentuk kesungguhan Pemkab Sampang dalam menangani pandemi dan mencegah penyebaran Covid-19 bagi masyarakatnya.
Ketua Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, pihaknya sengaja memilih pasar sebagai tempat rapid test massal. Karena, pasar merupakan tempat orang berkumpul dan itu sangat berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19.
“Sasaran kami ialah pusat keramaian. Diantaranya empat pasar tradisional yakni Pasar Srimangunan, Pasar Juklanteng, Pasar Rongtengah dan juga Pasar Kedungdung,” paparnya.
Lebih lanjut Agus menjelaskan, bahwa rapid test di pasar ini melibatkan Puskesmas yang di bantu oleh jajaran Polri dan TNI.
“Rapid test massal ini dilakukan untuk melihat sebanyak-banyaknya bagaimana penyebaran transmisi lokal yang ada di pasar,” ujarnya.
Agus optimis, apabila rapid test massal di tempat keramaian ini terlaksana dengan baik akan mampu menekan penularan Covid-19 di Kabupaten Sampang. Untuk pencegahan Covid-19, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokoler kesehatan.
“Disiplin dalam Sosial maupun Physical Distancing, rajin cuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir sebelum dan sesudah aktivitas, pakai masker, pola hidup bersih dan sehat, serta rajin berolahraga,” pungkasnya.
Untuk diketahui, sampai saat ini data jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sampang tercatat sebanyak 67 orang. Dari jumlah tersebut 17 orang dinyatakan sembuh, 44 orang dirawat dan 6 orang meninggal dunia.

















