Cegah Corona Meluas, Dinkes Sampang Gelar Rapid Test Massal di 4 Pasar Tradisional

- Admin

Selasa, 16 Juni 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Akibat terus meningkatnya jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Coronavirus Disease 2019 atau Covid-19. Pemerintah Kabupaten Sampang melalui Dinas Kesehatan setempat menggelar rapid test massal di 4 pasar tradisional pada Selasa (16/06/2020).

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun suarabangsa.co.id, test tersebut dilakukan untuk menekan laju penularan Covid-19. Selain itu, rapid test massal ini juga merupakan bentuk kesungguhan Pemkab Sampang dalam menangani pandemi dan mencegah penyebaran Covid-19 bagi masyarakatnya.

Ketua Bidang Pencegahan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Sampang, Agus Mulyadi mengatakan, pihaknya sengaja memilih pasar sebagai tempat rapid test massal. Karena, pasar merupakan tempat orang berkumpul dan itu sangat berpotensi menjadi tempat penyebaran Covid-19.

Baca Juga:  Belasan Tahun Jalan Rusak Parah, Kades Kara Torjun Minta Dukungan Pemkab Sampang

“Sasaran kami ialah pusat keramaian. Diantaranya empat pasar tradisional yakni Pasar Srimangunan, Pasar Juklanteng, Pasar Rongtengah dan juga Pasar Kedungdung,” paparnya.

Lebih lanjut Agus menjelaskan, bahwa rapid test di pasar ini melibatkan Puskesmas yang di bantu oleh jajaran Polri dan TNI.

“Rapid test massal ini dilakukan untuk melihat sebanyak-banyaknya bagaimana penyebaran transmisi lokal yang ada di pasar,” ujarnya.

Agus optimis, apabila rapid test massal di tempat keramaian ini terlaksana dengan baik akan mampu menekan penularan Covid-19 di Kabupaten Sampang. Untuk pencegahan Covid-19, masyarakat juga diimbau untuk meningkatkan kedisiplinan dalam menerapkan protokoler kesehatan.

Baca Juga:  Direktur 'Lemkapi' Berikan Apresiasi Kapada Polda Jatim Dalam Penanganan Covid-19

“Disiplin dalam Sosial maupun Physical Distancing, rajin cuci tangan dengan sabun dan air bersih yang mengalir sebelum dan sesudah aktivitas, pakai masker, pola hidup bersih dan sehat, serta rajin berolahraga,” pungkasnya.

Untuk diketahui, sampai saat ini data jumlah pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Sampang tercatat sebanyak 67 orang. Dari jumlah tersebut 17 orang dinyatakan sembuh, 44 orang dirawat dan 6 orang meninggal dunia.

Berita Terkait

National Hospital – Bank DBS Indonesia Berkolaborasi Berikan Layanan Kesehatan Premium
Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Pertama di Indonesia, National Hospital Surabaya Terapkan Adaptive DBS Berbasis AI untuk Parkinson
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Buntut Kasus Dugaan Malapraktik di RS Larasati, BPJS Kesehatan Pamekasan Akan Panggil Direktur

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru