Janda Lansia yang Hidup di Gubuk Reot Luput Dari Perhatian Pemerintah, Jadi Perhatian PWC IKAPMII Ganding

- Admin

Minggu, 17 Mei 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pimpinan Wakil Cabang (PWC) Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMII) Kecamatan Ganding, memberikan perhatian husus terhadap salah seorang nenek sudah lansia yang luput dari perhatian pemerintah.

Nenek Puna namanya, salah satu warga Dusun Kalampok Barat, Desa Rombiya Timur, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, yang hidupnya hanya sebatang kara, dan hidup di dalam rumah yang sudah tidak layak huni.

Rumah nenek Puna tersebut tepat berada di dekat wisata bukit Kerungkungan, pasalnya nenek Puna luput dari perhatian pemerintah setempat, lantaran untuk menyambung hidup setiap harinya saat ini masih butuh uluran tangan tetangga dekatnya.

Baca Juga:  Sertijab, Bupati Achmad Fauzi Sampaikan Misi Utama Membangun Sumenep

“Hari ini kami berikan bantuan sembako untuk membantu kelangsungan hidup nenek Puna,” kata Ketua PWC IKAPMII Ganding, Moh. Rusydi usai memberikan bantuan kepada nenek Puna, Sabtu (16/05).

Menurutnya, bantuan kali ini merupakan bentuk kepedulian sahabat-sahabat IKAPMII Ganding terhadap masyarakat, dan khususnya kepada nenek Puna yang saat ini justru luput dari perhatian pemerintah.

“Apalagi menurut pengakuan Nenek Puna, dirinya sampai saat ini belum memiliki administrasi kependudukan,” ujarnya.

Lanjut Rusydi mengatakan, untuk menjamin kehidupan yang baik serta layak, maka ke depan pihaknya akan terus berusaha memberi bantuan dalam bentuk apapun kepada nenek Puna tersebut.

Baca Juga:  Ribuan Warga SH Winongo Bojonegoro Berangkat Suran Agung

“Insyaallah dalam waktu dekat kami akan merenovasi rumah nenek Puna. Agar beliau memiliki tempat berteduh lebih layak dan kehidupannya lebih terjamin,” tutupnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB