SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pengurus Wakil Cabang Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PWC IKAPMII) Kecamatan Bluto, Sumenep, membagikan ratusan sembako serta menyantuni anak yatim, duafa dan perempuan lanjut usia (lansia).
Hampir 20 desa yang ada di Kecamatan Bluto dilakukan penyaluran sembako dan santunan dari hasil kerjasama dengan Pengurus Kordinator Cabang (PKC) PMII Provinsi Jawa Timur, Sahabat Care, dan Komunitas Jurnalis Sumenep (KJS), yang penyalurannya dilakukan secara door to door, atau disalurkan dengan cara mendatangi secara langsung para penerima bantuan sembako tersebut.
Rifki Fathoni selaku Ketua terpilih PWC IKAPMII Kecamatan Bluto mengatakan, pihaknya mengaku ingin berbagi dengan anak yatim, dan juga masyarakat yang kurang mampu. Utamanya ditengah-tengah pandemi Covid-19.
Selain memberikan bantuan sembako, para alumni pergerakan pun turut membagikan hand sanitizer, masker, serta vitamin penambah imun tubuh, sebagai salah satu cara mencegah penularan virus Covid-19.
Menurutnya, hal tersebut bertujuan untuk sedikit meringankan perekonomian warga, agar tetap stabil di masa-masa pandemi Covid-19 saat ini, terlebih-lebih saat ini juga momen bulan Ramadhan dan sudah menjelang lebaran 1441 Hijriah, yang tentunya masyarakat akan banyak mengeluarkan biaya untuk keperluan hidup.
“Sehingga kami berharap semoga bantuan yang tidak seberapa ini menjadi bermanfaat kepada para penerima,” jelasnya.
Mantan Ketua Komisariat PMII Yuniam itu melanjutkan, tercatat sudah ada 120 bantuan sembako yang disalurkan oleh pengurus PWC IKAPMII Kecamatan Bluto, dan mayoritas penerima bantuan tersebut, adalah para anak yatim atau piatu, duafa, dan serta juga lansia.
Menurut Rifki, jika program PWC IKAPMII Kecamatan Bluto, kegiatan tersebut akan terus dilakukan, termasuk kegiatan sosial, dalam rangka membantu anak-anak yatim piatu, duafa, serta membantu perempuan lansia.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Sahabat Care, pengurus PKC PMII Jawa Timur, serta Komunitas Jurnalis Sumenep yang telah sudi membantu warga dan anak yatim di tengah pandemi Covid-19 ini,” tandasnya.
Sementara itu, Sekretaris PKC PMII Jawa Timur, Fadil mengaku salut pada gerakan IKAPMII Sumenep, utamanya PWC IKAPMII Kecamatan Bluto yang dalam hal ini sudah melakukan aksi sosial seperti turut membantu warga kurang mampu.
“Alhamdulillah, ini bukti kuat bahwa senior-senior PMII yang saat ini berada di IKAPMII tetap solid. Gerakan para senior ini semoga bisa menjadi suri tauladan bagi kalangan aktivis pergerakan setelah turba di masyarakat,” tandasnya.

















