SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Tidak ingin kecolongan yang kesekian kalinya, atas terkonfirmasinya lima pasien positif Covid-19 di Sumenep, Bupati Sumenep KH. Abuya Busyro Karim melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) ke PT. Tanjung Odi yang hingga saat ini masih beroperasi, yang berlokasi di Jl. Raya Pamekasan – Sumenep Km 05 Gedungan, Batuan, Sumenep.
Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang produksi rokok dengan jumlah karyawan 1.936 orang, maka Bupati Sumenep menekankan untuk segera dilakukan tes cepat atau rapit tes.
“Meskipun di dalam gudang sudah disediakan tempat cuci tangan, dan alat pengukur suhu tubuh, namun tetap harus dilakukan rapit tes sesegera mungkin,” tegas Bupati Sumenep, Senin (04/05).
Menurut orang nomor satu di Kabupaten Sumenep itu menjelaskan, hal ini tidak hanya diperintahkan ke PT Tanjung Odi, namun ke perbankan yang ada di Sumenep untuk segera dilakukan rapit tes, dan sudah disurati.
Mengingat awalnya, lanjut Bupati Busyro, selama ini di semua perbatasan masuk ke Kabupaten Sumenep Tim Satgas Covid-19 bersama relawan sudah bekerja maksimal di pintu masuk, dengan melakukan pengecekan kesehatan terhadap semua warga Sumenep yang datang dari tanah rantau, dan menurutnya dari sekian ribu perantau atau orang yang datang dari luar Sumenep, justru baik-baik saja. Namun justru menurut Bupati Sumenep, yang jebol malah di tengah.
“Maka mulai hari ini, kami intruksikan harus segera melakukan rapit tes setiap UMD Sumenep dan beberapa PT besar,” paparnya.
Disinggung mengenai protokol kesehatan yang dilakukan PT. Tanjung Odi Sumenep, terhadap antisipasi penularan Covid-19, Bupati Busyro menjelaskan harus ada penyempurnaan.
“Saya tidak ingin mengatakan ada kekurangan, namun perlu adanya penyempurnaan, karena sudah banyak hal yang dilakukan,” pungkasnya.

















