Sebanyak 4 Orang Warga Sumenep Dinyatakan Positif Covid-19, Bupati : Yang Jebol Malah di Tengah Kota

- Admin

Jumat, 24 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kabupaten Sumenep yang sebelumnya berada di zona hijau, akhirnya menjadi zona merah setelah diketahui ada empat warga Sumenep yang positif Covid-19 setelah dilakukan pemeriksaan test swab.

Benteng pertahanan Covid-19 di Sumenep, sejak virus Covid-19 masuk ke Jawa Timur bertahan di zona hijau dan akhirnya di awal Ramadhan hari ini jebol.

Isu terpaparnya keempat warga Sumenep sempat simpang siur, isu tersebut banyak beredar di media sosial, baik Instagram dan juga WhatsApp grup yang beredar menjelang buka puasa, Jum’at (24/04).

Akhirnya, data kebenaran atas kabar tersebut disampaikan langsung oleh Bupati Sumenep Dr. K.H. Abuya Busyro Karim, M.Si menggelar konferensi pers di media center Pencegahan dan Penanganan Covid-19.

Baca Juga:  Dirudapaksa Suami Sepupunya, Warga Talango Hamil

Bupati Busyro membenarkan, bahwa di Kabupaten Sumenep sudah terdapat empat orang positif Covid-19, yang sebelumnya ada sembilan orang Tenaga Kesehatan Haji Indonesia, yang pada sempat mengikuti pelatihan di kawasan zona merah di Jawa Timur yaitu Surabaya.

“Sepuluh hari yang lalu sudah dilakukan pemeriksaan cepat dengan rapid test, dan hasilnya 5 orang positif, setelah itu yang positif kita kirim ke Surabaya,” ungkap Bupati Busyro saat memberikan pernyataan di konferensi pers, Jum’at (24/04) pukul 21:00 WIB.

Sebelumnya, lanjut Busyro, kelima warga Sumenep yang awalnya dinyatakan positif melalui hasil rapid test di Surabaya, dilakukan isolasi mandiri di rumah, dan dilakukan pemantauan dan tidak boleh keluar rumah. Hingga tadi sore, pihaknya baru menerima hasil swab dari kelima orang tersebut, dan ternyata sisa empat orang dinyatakan positif Covid-19.

Baca Juga:  Aktivis KONTRA’SM Minta Polres Sumenep Bongkar Jaringan Pengoplos Beras

“Yang positif itu 3 orang laki-laki, dan 1 orang perempuan, dan semuanya saat ini ada di RSUD dr. Moh Anwar Sumenep,” ungkapnya.

Menurut Bupati dua periode itu, bahwa segala usaha sudah dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sumenep, sudah melakukan yang terbaik untuk Kabupaten dengan julukan kota keris ini. Bahkan pihaknya masih belum mengira akan kecolongan, justru sebelumnya yang ditakuti kata Busyro adalah mereka yang baru datang dari jauh seperti Jakarta. Sehingga segala bentuk pencegahan terus ditingkatkan di daerah pedesaan.

Baca Juga:  Sampah di Sampang Nantinya bisa Ditukar Emas, Pegadaian Syariah Gandeng Bank Sampah Sakera

“Namun justru yang jebol malah di daerah kota,” lanjutnya.

Oleh karena itu, pihaknya berharap atas kejadian tersebut, untuk terus selalu mengindahkan intruksi pemerintah untuk melakukan yang terbaik untuk diri sendiri dan juga masyarakat banyak.

“Maka saya berharap kepada masyarakat Sumenep bagaimana untuk memutus rantai penularan virus Covid-19 ini,”

“Dan juga pakai masker, jaga jarak, sering-sering juga cuci tangan, dan juga makan makanan yang bergizi,” tutupnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB