Ini Alasan Ketua DKC Garda Bangsa Sumenep Mengundurkan Diri Tiba-tiba

- Admin

Rabu, 22 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Pernyataan Ach. Syaiful A’la selaku Ketua DKC Garda Bangsa Sumenep sempat membuat kaget publik. Bahwa per tanggal 22 April 2020 hari ini, Syaiful memutuskan mundur sebagai Ketua DKC Garda Bangsa Sumenep.

“Saya Ach. Syaiful A’la, Ketua DKC Garda Bangsa Sumenep, mengundurkan diri dan memutuskan fokus menjadi anggota biasa saja,” katanya, Rabu (22/04) siang di Kantor DPC PKB Sumenep.

Sebagai bukti pengunduran diri Syaiful sebagai Ketua DKC Garda Bangsa Sumenep, sambil menunjukkan bukti surat pengunduran diri yang sudah dibuat dan juga sudah ditandatanganinya.

Kepada media, rektor Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Al Karamiyah Braji Gapura itu, bercerita bahwa surat pengunduran dirinya itu sudah diketahui para pengurus DKC Garda Bangsa Sumenep, bahkan sudah dikirim kepada Ketua DPC PKB Sumenep, KH Imam Hasyim.

Baca Juga:  Ketua KPK Beri Arahan Penegakan Hukum Tipikor di Polda Jatim

“Hal-hal lain mungkin akan dilanjutkan oleh beberapa pengurus untuk apakah melanjutkan atau melaksanakan musyawarah luar biasa cabang, tergantung teman-teman nanti. Yang jelas saya sudah kasih informasi bahwa per hari ini saya tidak aktif lagi di Garda Bangsa,” tuturnya.

Disinggung prihal alasan pengunduran diri yang dilakukan secara tiba-tiba ini, pihaknya mengaku hanya keinginan sendiri. Atas keputusan yang dibuatnya sendiri, bahwa ia mempersilakan publik menilai dan berasumsi atas keputusannya tersebut.

“Ya, hanya keinginan saya sendiri. Terlepas apa dan bagaimana mungkin nanti wartawan bisa… bisa menilai apa yang terjadi. Pokoknya saya sudah secara pribadi memang minta untuk mengundurkan diri,” terang Syaiful.

Baca Juga:  Ringankan Beban Masyarakat, DKC Garda Bangsa Sumenep Bagi-bagi Beras

Sebelum keputusan tersebut diambil dan diyakini hingga akhirnya benar-benar dilakukan, bahwa Syaiful juga mengaku sudah melakukan konsultasi dengan keluarganya, beberapa kawan, dan di internal Garda Bangsa sendiri.

“Teman-teman (pengurus Garda Bangsa Sumenep) menggangap saya tidak apa-apa (mundur, red). Tapi memang sebenarnya tidak menginginkan. Mereka bilang jangan. Konsul ke DKW Jatim sebenarnya juga minta sampai selasai masa jabatan,” paparnya.

Akan tetapi, keputusan yang sudah dibuatnya tidak bisa diganggu gugat, serta keputusan Syaiful untuk mundur sebagai Ketua DKC Garda Bangsa Sumenep sudah bulat, dan pihaknya optimis masih ada banyak pengurus lain yang akan menjalankan badan otonom DPC PKB Sumenep itu.

Baca Juga:  Mengenal Sosok Pesilat dan Wasit Muda dengan Segudang Prestasi

Sementara itu, saat pihaknya didesak apakah keputusannya itu ada keterkaitan dengan polemik dukungan politik terhadap pencalonan Hairul Anwar sebagai Bacawabup Sumenep untuk mendampingi Fattah Jasin yang diberi tugas sebagai Bacabup oleh DPP PKB, Syaiful malah tertawa.

“Nggak, biasa-biasa saja (sambil tertawa). Garda Bangsa kan itu mottonya, Muda Beda Gembira, memang harus beda,” ucapnya dengan santai.

Berita Terkait

HUT ke-104 PSHT Bojonegoro: Diikuti Ribuan Anggota, Diapresiasi Bupati dan Ketua Cabang
Morula IVF Surabaya Siapkan Grand Prize IVF Gratis di Acara Future Family Planning
Lautan Penonton NDX AKA di Bojonegoro Tetap Kondusif, Ini Rahasia Pengamanan AKBP Yenni
Dibalik Kemewahan Gelaran Sound Horeg: Warga Bayemgede Buka Bobrok Tata Kelola APBDes
TACO dan Robries Ubah Limbah HPL Menjadi Furniture, Pamerkan di IBT Surabaya 2026
Dinilai Sudutkan Profesi Jurnalis, ASN Kecamatan Malo Berikan Klarifikasi
Warga Bayemgede Bojonegoro Gelar Aksi Demo, Desak Sekdes Dicopot dari Jabatan
Bojonegoro Raih Peringkat Ke-2 Jamsostek Award 2026 Tingkat Provinsi Jawa Timur

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 13:24 WIB

Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat

Kamis, 17 September 2026 - 21:34 WIB

Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Berita Terbaru