Pilkada Serentak Resmi Ditunda Hingga Desember

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Kesepakatan baru tentang proses pelaksanaan Pilkada serentak tahun 2020, melalui Kerja Komisi II DPR RI dengan Menteri Dalam Negeri dan Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama jajaran Komisi Pemilihan Umum (KPU), Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Kata Rafiqi, Divisi Sumber Daya Manusia dan Partisipasi Masyarakat KPU Sumenep mengatakan, Komisi II DPR RI telah menyetujui usulan pemerintah terhadap penundaan pelaksanaan pemungutan suara pada Pilkada Serentak tahun 2020, menjadi tanggal 9 Desember 2020.

Menurutnya hal itu sudah dipastikan, mengingat pandemi Covid-19 di Indonesia masih akan berjalan panjang, dan diprediksi oleh pemerintah masih akan berakhir pada bulan Mei 2020 nanti, sebagaimana tertuang dalam hasil tanggap darurat pemerintah pusat.

“Sehingga, Pilkada serentak di 270 daerah seluruh Indonesia dipastikan akan digelar pada tanggal 9 Desember itu,” katanya, Selasa (15/04).

Rafiqi melanjutkan, namun hasil keputusan itu bisa saja berubah, karena RDP pertama telah melahirkan 3 opsi khusus untuk pelaksanaan Pilkada serentak tersebut.

“Artinya itu tetap mengacu pada sebaran Covid-19, apabila terus terjadi penurunan sampai pada 29 Mei 2020, maka Pilkada bisa dilanjutkan kembali,” sambungnya.

Untuk saat ini kata Rafiqi, KPU RI tinggal menunggu mekanisme lebih lanjut yang nantinya akan diatur dalam Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perppu).

“KPU RI menginginkan bulan ini maksimal Perppu untuk penundaan Pilkada dari Presiden sudah lahir. Sehingga, untuk tahapan pelaksanaannya bisa segera dijadwal ulang,” tandasnya.

Baca Juga:  Duet Ideal, Pasangan Do'A Didukung Sejumlah Kiai dan 14 PAC PPP Sumenep

Leave a Reply