Bersama Temannya, Warga Kecamatan Lenteng Tewas Setelah Konsumsi Miras Oplosan

- Admin

Senin, 13 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Peristiwa meninggalnya seorang pelajar yang masih duduk di kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu Farhan warga Dusun Tanah Bentar Timur, Desa Ganding, Kecamatan Ganding, Kabupaten Sumenep, dan serta temannya Ahmad Su’aidi (25) warga Dusun Padanan Desa Lenteng Barat, Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep akhirnya meninggal dunia, Senin (13/04) sekitar pukul 02:15 WIB.

Korban pertama Farhan, lebih dulu meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan intensif di RSUD Moh Anwar Sumenep, setelah sebelumnya dirawat di Puskesmas Kecamatan Lenteng, lalu nasib sama juga dialami teman minumnya yaitu Su’aidi setelah dirasakan sakit di bagian perut dan uluh hati dan sempat menjalani pemeriksaan di Puskesmas Kecamatan Lenteng, sebelum akhirnya juga dirujuk ke RSUD Moh Anwar Sumenep.

Baca Juga:  Ditengah Efisiensi Anggaran, DPRD Bojonegoro Beli Mobil Dinas Mewah, Anggaran Capai Rp2,6 Miliar

Dari keterangan Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti S menjelaskan, setelah dirawat di Puskesmas Kecamatan Lenteng, kemudian atas saran dari petugas medis puskesmas setempat, bahwa Ahmad Su’aidi disarankan untuk dirujuk ke RSUD dr. H Moh. Anwar Kabupaten Sumenep untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

“Setelah menjalani perawatan di ruang ICU RSUD dr. H. Moh Anwar Sumenep korban Su’aidi dinyatakan meninggal dunia,” tenganya.

Lalu atas kejadian tersebut, keluarga korban menerima atas musibah yang telah dialami korban Su’aidi, dan menganggap musibah dari yang maha kuasa serta keluarga menolak untuk dilakukan pemeriksaan VER dan otopsi Mayat yang diminta oleh Petugas Polsek Lenteng.

Baca Juga:  Jumlah Rombongan yang Antar Paslon Mendaftar Dibatasi, KPU Sampang Siapkan Siaran Langsung

“Hal itu dibuktikan dengan membuat surat pernyataan yang ditandatangani oleh keluarga korban,” tutup Widiarti.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru