SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Dialektika Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Al Karimiyyah Beraji Gapura Sumenep, menggelar Bedah Buku Kerrong ka Omba’ karya Mata Toyu, kegiatan tersebut digelar bersama PAC IPNU-IPPNU Gapura, yang berlangsung di Aula Aswaja Lantai II Kantor MWC NU Gapura, Minggu (15/03) pagi.
Kegiatan tersebut dikemas dalam Acator Sastra Madura bersama Mat Toyu penulis Buku Kerrong ka Omba’ dan F. Rizal Alief, Sastrawan Madura penulis Buku Ghai’ Bintang sebagai pembedah.
Menurut Pimpinan Umun (PU) LPM Dialektika STIT Al Karimiyyah, Fathorrosi mengatakan bahwa bedah buku Mat Toyu itu digelar dengan tujuan untuk menyadarkan para pemuda-pemudi Madura akan eksistensi bahasa Madura yang mulai terkikis saat ini.
“Kami rasa kegiatan ini penting, sehingga dilaksanakan hari ini bersama PAC IPNU-IPPNU Gapura,” jelas Rosi ketika memberikan sambutan.
Sementara itu, Ketua PAC IPNU Gapura, Rislul Atha’ berharap acara tersebut dapat menumbuhkan cinta literasi pada diri pelajar di Kecamatan Gapura. Sebab kata Rislul, pelajar yang bergairah untuk menulis karya menggunakan bahasa Madura sangat jarang sekali.
“Acara ini kita kemas dalam Acator Sastra Madura, karena saat ini banyak teman-teman yang enggan menulis, apalagi berbahasa Madura,” ujarnya.
Ketua Panitia, Moh. Amin Rais juga mengungkapan bahwa bedah buku Kerrong ka Omba’ tersebut diikuti kurang lebih dari 120 peserta. Jumlah itu, kata Amin, melebihi perkiraan panitia.
“Pesertanya dari IPNU-IPPNU se-Kabupaten Sumenep, STIT Al Karimiyyah, LPM Retorika, LPM Maharaja, STKIP PGRI Sumenep, Unija Sumenep, dan ada juga dari UTM Bangkalan,” terangnya.
Pihak panitia sangat bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak yang turut mendukung terselenggaranya bedah buku tersebut dan juga kesuksesan gelaran acara tersebut.
“Alhamdulillah acara sukses, para peserta antusias sekali,” ucap Amin.

















