Warga Wangkalkepuh Ancam Tutup Akses Tambang Galian C Milik CV Adijoyo

- Admin

Kamis, 17 Oktober 2019

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KEDIRI, SUARABANGSA.co.id – Puluhan Warga asal Wangkalkepuh, Ndaleman Kecamatan Gudo Kabupaten Jombang menggeruduk Tambang Pasir di Aliran Sungai Konto atau Rolak 70 di Desa Pare Lor Kecamatan Kunjang Kabupaten Kediri Jawa Timur yang dikelola oleh CV Adijoyo.

Kedatangan mereka menuntut kompensasi atas dampak penggunaan akses jalan yang melalui wilayah Gudo Jombang. Mereka juga mendesak pihak pengelola agar aktifitas tambang berhenti apabila tuntutan warga terkait kompensasi tidak dipenuhi.

Totok warga Ndaleman Kecamatan Ngoro Kabupaten Jombang selaku koordinator warga meminta agar pihak terkait segera turun tangan untuk penyelesaian masalah tersebut bila tidak ada kesepakatan atau penyelesaian dengan pihak pengelola tambang.

Baca Juga:  Ratusan Warga dan Siswa SH Terate Ranting Kota Cabang Bojonegoro Gelar Donor darah

Ia menambahkan, permasalahan tersebut sebenarnya juga dipicu dari pembongkaran jembatan jalan penghubung Jombang Kediri yang melalui Rolak 70 atau Rolak Gude oleh Pemerintah Kabupaten Jombang beberapa waktu lalu.

” Jembatan sebelah timur dibongkar oleh Pemda Jombang melalui Satpol-PP. Padahal jembatan itu sangat dibutuhkan oleh para petani untuk mengangkut hasil pertanian selain juga digunakan untuk mengangkut pasir manual yang dilakukan masyarakat. Jadi azas kemanfaatan pada masyarakat harusnya diperhatikan oleh Pemerintah. Kalau jembatan dibongkar atau ditutup harusnya ada perlakuan yang sama dan Semua tambang juga harus dihentikan,” ujar Totok saat memberikan keterangan di lokasi Unjuk Rasa.

Baca Juga:  Kabar Baik, Humas Satgas Covid-19 Sumenep Umumkan Tiga Pasien Covid-19 Sembuh

Sementara itu Bagus selaku pengelola tambang CV. Adijoyo yang menemui pendemo meminta maaf pada warga. Pihaknya beralasan baru melanjutkan pengelolaan tambang atau mengambil alih manajemen dari pengelola pertama.

“Saya mohon maaf dan mengucapkan terima kasih pada warga yang hadir di lokasi tambang. Saya adalah pengelola tambang yang baru dua Minggu ini beroperasi dan belum bersilaturahmi dengan masyarakat lingkungan. Kami managemant baru, tidak bertanggung jawab atas kesalahan kesalahan yang dilakukan pengurus yang lama, tapi kami pengurus yang baru berjanji akan memperbaiki pola sosial kemasyarakatannya dengan masyarakat sekitar. Mulai kita akusisi dua Minggu yang lalu. Misalkan yang lalu tidak diakomodir oleh pengurus lama ya sudah itu merupakan bagian daripada masa lalu,” ujar Bagus.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Terima Anugerah Widya Wiyata Dharma Satya dari Unesa

Namun begitu Bagus meminta waktu untuk melakukan koordinasi atau duduk bersama dengan perwakilan Warga untuk mencari solusi yang tepat dalam penanganan masalah tersebut.

“Dalam waktu dekat kami akan selesaikan. Dengan cara duduk bersama dengan masyarakat sekitar,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru