Tertimbun Longsor, 5 Santri Ponpes Annidhomiyah Pamekasan Meninggal Dunia

- Admin

Rabu, 24 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id — lima orang santri dikabarkan meninggal dunia akibat tertimpa material longsor yang menghantam Pondok Pesantren Annidhomiyah, Dusun Jepun, Desa Bindang, Kecamatan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Informasi yang diperoleh suarabangsa.co.id, bencana longsor tersebut terjadi pada hari Rabu (24/02/2021) sekitar pukul 00.30 WIB yang mengakibatkan korban meninggal dan kritis.

Kejadian itu dibenarkan oleh Kepala Polisi Sektor (Kapolsek) Pasean Iptu Togiman saat ditemui dilokasi kejadian. Ia mengatakan, bahwa kejadian tersebut terjadi akibat curah hujan dengan intensitas cukup tinggi yang di sertai angin kencang.

Baca Juga:  Ditangkap di Probolinggo, Polres Sampang Ungkap Sosok Pembunuh Pria Bersarung di Bapelle

Sehingga  mengakibatkan gerusan tanah yang terjal longsor dan menimpa bangunan Penginapan para santriwati (siswi) yang berjumlah sebanyak 47 orang.

“Saat ini ada 2 santri yang sudah ditemukan dalam keadaan meninggal, 3 santri lagi masih tertimbun longsor, dan patah tulang 1 orang,” ucapnya singkat.

Situasi dilokasi sampai saat ini masih dalam keadaan hujan cukup tinggi, yang menjadi kendala dalam mengevakluasi ke tiga korban yang masih tertimbun.

Berikut nama-nama santri yang menjadi korban bencana longsor.

Korban meninggal dunia atas nama, RA (14) asal Desa Poreh, Kecamatan Karang Penang Sampang, SK (16) Asal Kecamatan Sumber Jambi Kabupaten Jember.

Baca Juga:  PIJP Gelar Diskusi Dengan Ketua PWI dan Humas Pemkab Pamekasan

Korban patah tulang atas nama NK (15) asal Desa Gunung Malang, Kecamatan Sumber Jambi Kabupaten Jember.

Sementara korban yang masih tertimbun atas nama SI (14) asal Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Jember, NA (13) asal Desa Dukuh Mencek, Kecamatan Suko Ramli Kabupaten Jember, NB (12) asal Desa Sempong Barat, Kecamatan Pasongsongan Kabupaten Sumenep.

Berita Terkait

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022
Tuntut ADD Naik 20 Persen, Hearing Perangkat Desa dengan OPD dan Legeslatif Bojonegoro Sempat Tegang
Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 05:03 WIB

SMSI Sumenep Bahas Konsolidasi dan Pemantapan Program 2027 bersama SMSI Jatim

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:45 WIB

DPRD Bojonegoro Pertanyakan Sisa Kurang Bayar Dana Desa 2015–2021, Kepala Bapenda Sebut Kewajiban Pemkab Lunas sejak 2022

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Berita Terbaru