Kapolda Jatim Ungkap Kasus Penyebaran Covid-19 di Kota Surabaya

- Admin

Jumat, 17 April 2020

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id – Kapala Kepolisian Daerah Jawa Timur (Polda Jatim) Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, mengungkap bagaimana awal penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Surabaya.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, akhirnya terungkap yang membuat Covid-19 di Surabaya bisa mencapai ratusan kasus. Hal itu, di kota Surabaya, menjadi salah satu wilayah di Indonesia, kasus Virus Corona (Covid-19) terbesar di Indonesia.

Kasus tersebut, terhitung hingga Kamis (16/4/2020) siang hari ini, Surabaya tercatat sudah ada 244 kasus yang terkonfirmasi akibat virus corona, dihimpun dari data infocovid19.jatimprov.go.id.

Dalam besarnya kasus Virus Corona (Covid-19) di Surabaya, Kapolda Jatim Irjen Pol Drs. Luki Hermawan, menyatakan bahwa pasien pertama terjangkit virus corona di Surabaya berada di kawasan Surabaya bagian utara.

Baca Juga:  Peduli Covid-19, KOPRI PMII STKIP PGRI Sumenep dan Esto Grup Bagi-Bagi 1000 Takjil Jelang Berbuka Puasa

“Hal itu diketahui dari peta penyebaran Covid-19 yang berbasis aplikasi Google Eanh. Dari sana, virus corona baru menyebar ke Surabaya bagian selatan tepatnya di Kecamatan Wonokromo,” kata Kapolda Jatim.

Covid-19, lanjut Luki, terus menyebar di kawasan Surabaya hingga mencapai 244 kasus hingga Rabu (15/4/2020).

“Di Surabaya, pasien pertama ada di kawasan Surabaya (bagian) utara, tepatnya di sekitar Jalan Demak, Ialu menyebar ke orang yang jaraknya 50 meter dari orang pertama,” ujar Luki saat memberikan keterangan di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Rabu.

Baca Juga:  Sopir Ngantuk, Truck Trailer Seruduk Kendaraan di Depannya

Hal itu, lanjut dijelaskan Kapolda Jatim, banyak pasien positif Covid-19 di titik pertama penyebaran. Dan Polda Jatim dan Polres Surabaya akan memberlakukan pembatasan wilayah di kawasan itu, serta menyemprot disinfektan.

Gencar Patroli Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama Polrestabes Surabaya dan TNI menggelar patroli gabungan skala besar untuk mencegah penyebaran virus corona.

“Patroli gabungan yang menyasar pengunjung warung kopi dan kafe itu telah dilakukan sejak Senin (13/4/2020),” tegas Kapolda Jatim.

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Surabaya Eddy Christijanto mengatakan, patroli gabungan tersebut akan terus digelar.

Baca Juga:  Kapolda Jatim Takziah Ke Rumah Dua Anggota Polri yang Meninggal di Kanjuruhan

“Tujuannya, untuk memberikan edukasi kepada masyarakat agar sementara waktu tidak mengadakan kegiatan yang sifatnya kumpuI-kumpul,” kata Eddy saat dikonfirmasi, Rabu.

Hingga Rabu. tercatat kasus positif Covid-19 di Jawa Timur berjumlah 499 kasus. Terdapat penambahan 25 kasus dalam 24 jam terakhir di Jawa Timur. Penambahan paling banyak berasal dari Surabaya berjumlah 16 kasus.

“Dari 499 kasus, sebanyak 367 pasien masih dirawat di sejumlah rumah sakit di Jawa Timur. Sedangkan pasien sembuh berjumumlah 86 orang dan meninggal 46 orang. Di Jatim, ada 1.621 pasien dalam pengawasan (PDP) dan 15.328 orang dalam pemantauan (ODP),” jelasnya.

Berita Terkait

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru