AKP dan Kodim 0813 Bojonegoro Bahas Soal Permainan Harga Gabah di Petani

- Admin

Jumat, 11 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Kolam Pancing (AKP) melakukan Audensi dan Diskusi menyampaikan Hasil Investigasi di lapangan tentang harga gabah kering di petani.

Komandan Kodim (Dandim) 0813 Bojonegoro, Letkol Czi Arief Rochman Hakim dan Ferdian Darma Atmaja Kepala Perum Bulog Bojonegoro diskusi bareng terkait ketahanan pangan, berlangsung di Ruangan Kerja Dandim 0813 Bojonegoro, Provinsi Jawa Timur, Jumat (11/4/2025).

Dalam kesempatan itu awak media yang tergabung dalam AKP menjelaskan permasalahan Hasil Investigasi yang dihadapi petani pada saat panen beberapa hari lalu.

Baca Juga:  Dana Desa di Sampang Tak Kunjung Cair Hingga Bulan Mei, DPMD Ungkap Penyebabnya

Diantaranya Petani mengeluhkan praktik tengkulak yang memanfaatkan keterbatasan alat panen (mesin combi).

“Tengkulak menekan petani agar menjual gabah dengan harga rendah; jika petani menolak, pemilik mesin combi tidak akan memanen padi mereka,” ujar salah satu anggota AKP.

AKP menilai kurangnya alat panen milik pemerintah menjadi penyebab utama anjloknya harga gabah dan mengusulkan agar Pemerintah Daerah Bojonegoro menyediakan minimal tiga mesin combi di setiap Kecamatan.

Menanggapi Penyampaian dari AKP itu, Dandim 0813 Bojonegoro, Letkol Czi Arief Rochman Hakim, SE., MM., menyampaikan apresiasi kepada AKP atas upayanya menyampaikan aspirasi petani.

Baca Juga:  Hanya Dihadiri 16 Anggota DPRD Bojonegoro, Paripurna Pertanggung Jawaban APBD 2022 Ditunda

Ia menekankan pentingnya sinergi untuk mendukung program ketahanan pangan pemerintah.

Sementara itu, Ferdian Kepala Bulog Bojonegoro menambahkan bahwa terbatasnya kapasitas penyimpanan Bulog di Bojonegoro turut berkontribusi pada penurunan harga gabah.

Ia mendukung usulan AKP terkait penambahan mesin combi, gudang penyimpanan, dan mesin pengering padi di setiap kecamatan untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas produksi padi.

Lebih lanjut Anggota AKP juga mengharapkan ada Sinergitas dalam penindakan terkait Tengkulak-tengkulak yang membeli hasil petani di Bawah Harga HPP yang ditentukan oleh Pemerintah, dan AKP juga berharap Babinsa bisa mendampingi Para petani saat panen dan menjaga petani agar tengkulak tidak intimidatif kepada petani.

Baca Juga:  Tingkatkan Kualitas Pelayanan, RSUD Dr. R. Sosodoro Djatikoesoemo Bojonegoro Buka Rekrutmen Pegawai BLUD

“Selain sarana dan prasarana kebutuhan yang krusial yang dialami oleh petani, bagaimana kodim juga bersinergitas dengan Satgas ketahanan pangan yang lainnya, agar ada penindakan di bawah demi menjaga Harga gabah diatas HPP, ketika ada penindakan di lapangan maka akan ada sistem yang diharapkan oleh Pak Presiden,” harapnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
Tag :

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Kamis, 22 Oktober 2026 - 12:53 WIB

DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 21 Oktober 2026 - 12:03 WIB

BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB