Usai Pacitan, Pasar Pangan Murah Pemprov Jatim Sapa Ponorogo

- Admin

Rabu, 9 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PONOROGO, SUARABANGSA.co.id – Setelah sukses menggelar Pasar Pangan Murah di Kabupaten Pacitan, Selasa (8/11/2022) kemarin. Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) kembali mengadakan kegiatan serupa di Kabupaten Ponorogo.

Kegiatan pasar murah tersebut dilaksanakan di halaman Kantor Kecamatan Pulung Bedagan, Kabupaten Ponorogo, Rabu (9/11/2022), mulai pukul 09.00 hingga selesai.

Beberapa bahan pokok yang dijual di pasar murah tersebut mulai dari Beras medium Rp 8.500 per kilogram, Beras premium Rp. 11.500 per kilogram, Bawang merah Rp 25.000 per kilogram, Bawang putih Rp 18.000 per kilogram, Minyak goreng Rp 12.500 per liter serta Gula pasir Rp 2.500 per kilogram.

Baca Juga:  Forkopimda Jatim Gelar Apel Kontijensi Bencana Alam

Sedangkan harga Cabai rawit dijual dengan harga Rp 24.000 per kilogram, Cabai merah besar Rp 24.000 per kilogram, Tepung terigu Rp 10.000 per kilogram, Santan Rp 2.500 per pack dan Margarin Rp 500 per pack.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Jatim Hadi Sulistyo mengatakan, pemerintah menjual kebutuhan pangan dengan harga di bawah pasaran lantaran untuk meningkatkan daya beli masyarakat paska kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM).

“Kita hadir sebagai bagian dari program perlindungan sosial untuk meringankan beban masyarakat meningkatkan daya beli, mengendalikan inflasi daerah dan menstabilkan harga kebutuhan pokok paska kenaikan BBM,” ujar Hadi.

Baca Juga:  RTMC Polda Jatim Hangus Terbakar, Tim Forensik Lakukan Penyelidikan

Oleh karena itu, pihaknya berharap masyarakat senantiasa memanfaatkan Pasar Pangan Murah yang digelar Pemprov Jatim di setiap Kabupaten/Kota untuk memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau dan berkualitas.

“Sehingga beban masyarakat lebih ringan,” pungkasnya.

Berita Terkait

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027
Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini
Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan
DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA
Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021
Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru