Hasil Hubungan Gelap, Perempuan di Sumenep Buang Bayinya di Gubuk

- Admin

Senin, 9 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Entah apa yang ada di pikiran ibu yang satu ini. Warga Dusun Daandung Atas Desa Daandung, Kecamatan Kangayan Kabupaten Sumenep Madura, Jawa Timur itu tega membuang bayinya sendiri.

Perempuan bernama Tinawa itu membuang bayinya di sebuah gubuk di desa setempat. Sabtu (7/5/2022) sekira jam 16.30 WIB.

Kasi Humas Polres Sumenep AKP Widiarti mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masyarakat.

“Setelah menerima laporan tentang penemuan bayi jenis kelamin laki-laki di Dusun Daandung atas Desa Daandung. Kapolsek Kangayan Ipda Miftahil Rahman bersama Kanit Reskrim Aiptu Santoso dan anggota Polsek Kangayan mendatangi TKP,” terangnya.

Baca Juga:  Diduga Korupsi Banpol Rp 800 Juta, Pengurus PSI Surabaya Diadukan ke Polda Jatim

Dari hasil pemeriksaan para saksi, diperoleh keterangan jika pada hari Sabtu tgl 7 Mei 2022 sekitar jam 16.30 wib, Murtayyan bersama istrinya bernama Diatna telah menemukan seorang bayi jenis kelamin laki-laki di sebuah gubuk di tanah tegalan Murtayyan di Dusun Daandung.

“Bayi tersebut diduga dibuang oleh seseorang yang tidak dikenal karena kondisi bayi yg dibungkus kain sarung masih berlumuran darah sebagaimana layaknya bayi yg baru lahir,” imbuhnya.

Setelah itu Murtayyan melaporkan kejadian tersebut ke aparat Desa Daandung. Setelah dilakukan penyelidikan dengan dibantu aparat desa Daandung, ternyata yang membuang bayi yang baru lahir tersebut adalah Tinawa als Sanawati.

Baca Juga:  Polda Jatim Gelar Pemeriksaan Odol

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap Tinawa als Sanawati, yang bersangkutan mengakui bahwa telah membuang bayi tersebut,” sambungnya.

Ia juga mengaku bahwa bayi tersebut adalah anaknya hasil hubungan gelap dengan seorang laki-laki yg bernama Imam.

Tinawa menerangkan bahwa pada hari Sabtu tgl 7 Mei 2022 Sekitar jam 10.00 sewaktu pergi ke ladang dia merasa sakit perut, kemudian sekitar jam 15.00 wib Tinawa melahirkan anak kandung itu di tengah tegalan sendirian.

Karena bayi tersebut hasil hubungan gelap dengan laki-laki yang bukan suaminya, sehingga Tinawa, lalu membuang atau meninggalkan anaknya di sebuah gubuk.

Baca Juga:  Hindari Truck, Mobil Carry di Sampang Nyemplung ke Laut

Sebelum melahirkan Tinawa sempat bertemu dengan Dasuk dan Tiambe. Selanjutnya terlapor Tinawa berikut barang buktinya dibawa dan diamankan ke Polsek Kangayan guna proses penyelidikan lebih lanjut.

Berita Terkait

Jejak Sindikat Narkoba Terendus di Laut Kepri, 2,6 Ton Sabu Cair Digagalkan
Polda Jatim Ungkap Arisan Online Fiktif, Transaksi Capai Rp 71 Miliar
Polda Jatim Ungkap Sindikat Penipuan Emas Online, Korban Rugi Rp 3,7 Miliar
Lima Terdakwa Kasus Korupsi BSPS di Sumenep Hadapi Replik dan Vonis Awal Agustus
Suaminya Indehoy di Kamar Kos Bersama Perempuan Lain, Warga Sumenep Lapor Polisi
Polda Jatim Bongkar Sindikat Penyelundupan Gading Gajah Bermodus Jemaah Umrah
Dituduh Pakai Ijazah Palsu, Anggota DPRD Bojonegoro Sukur Priyanto Angkat Bicara
Pengadilan Tipikor Jatim Bakal Periksa Terdakwa Kasus Korupsi BSPS Sumenep Pekan Depan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB