SUMENEP, SUARABANGSA.co.id – Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa dan Masyarakat Sumenep (AMMS) meminta pemkab setempat untuk segera menutup galian C Ilegal di sejumlah titik.
“Kami datang untuk menuntut Pemkab Sumenep agar segera menutup galian C ilegal,” ujar Koordinator Lapangan Aksi, Maksudi dengan lantang.
Para mahasiswa ini juga mengatakan longsor dan tanah ambles bahkan beberapa pohon yang tumbang di Puncak bukit di Desa Kasengan akibat galian C.
Dalam kesempatan itu, selain berorasi massa aksi juga membagikan sejumlah lembaran yang berisi beberapa tuntutan. Diantaranya berisi:
1. Lakukan penertiban pada semua aktivitas galian C di Sumenep karena tidak memiliki izin, merusak alam dan merugikan masyarakat.
2. Lakukan perbaikan terhadap kerusakan alam bekas galian C.
3. Segera terbitkan Rencana Detail Tata Ruang (RDTR).
4. Dorong dan bimbing pihak-pihak penambang galian C untuk mengurus izin.
5. Tindak tegas penambang galian C ilegal yang tetap beroperasi.
6. Lakukan pengawasan secara berkala terhadap kebutuhan para penambang galian C ilegal.
Pantauan di lapangan, tampak sejumlah personel dari kepolisian mengawal jalannya aksi yang berlangsung di Jalan Dr Cipto Sumenep ini.

















