Pemkab Pamekasan Pastikan Sejumlah Pabrik Akan Beli Tembakau Petani

- Admin

Kamis, 24 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Saat ini musim tembakau merupakan musim yang ditunggu-tunggu oleh para petani, khususnya petani asal Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, karena bagi mereka, tembakau adalah salah satu harapan untuk meningkatkan perekonomian.

Tanaman yang juga disebut Daun Emas tersebut, merupakan tanaman yang ditanam sekali dalam setahun dimusim kemarau.

Harapan petani jika musim tembakau telah tiba adalah, tembakau mereka nantinya bisa terjual mahal.

Seperti yang disampaikan oleh Rahmat, salah satu petani asal Desa Murtajih, Kecamatan Pademawu Pamekasan, dirinya mewakili semua petani, berharap disaat musim panen tiba nantinya, tembakau para petani bisa sukses dan dibeli mahal oleh Pabrikan.

“Kami hanya bisa berharap tembakau hasil panen nanti bisa berkualitas bagus dan bisa terjual mahal,” kata Rahmat kepada Wartawan Suarabangsa.co.id saat ditemui di sawahnya, Kamis (24/06/2021) pagi.

Baca Juga:  Bupati Probolinggo Keluarkan SE Pengendalian dan Pengawasan Gaji ASN

Baginya, jika tembakau dibeli dengan harga yang pantas, maka akan mendapatkan keuntungan, tapi jika sebaliknya maka menurut Rahmat bisa balik modal saja sudah untung, mengingat biaya tanam tembakau tidak sedikit, apalagi harga pupuk yang mahal.

“Semoga Pemerintah melalui Dinas terkait bisa memperjuangkan para Petani yang ada di Pamekasan,” harapnya.

Tembakau Pamekasan
Agus Wijaya Saat menjelaskan kepada beberapa wartawan terkait tembakau di ruang kerjanya

Menanggapi harapan dari para petani tersebut, Kepala Disperindag Ahmad melalui Kepala Bidang Pembinaan dan Perlindungan Disperindag Kabupaten Pamekasan Agus Wijaya mengatakan, jika pihaknya sudah mengadakan rapat dengan Pabrikan serta beberapa pihak terkait mengenai hal tersebut.

Menurut Agus pabrikan-pabrikan yang ada di Kabupaten Pamekasan sudah siap membeli hasil panen tembakau. Pada tahun ini 2021 sudah ada beberapa Gudang rokok yang sudah siap membeli diantaranya yaitu, Gudang Garam 3500 sampai 7000 Ton, Sadhana Arif Nusa 200 Ton, Aliance One Indonesia 600 Ton, dan Sukun sebanyak 700 Ton. Untuk Nojorono sebanyak 700 Ton, sedangkan Wismilak 250 Ton, dan untuk Jarum 6500 Ton, kemudian Grendel 1500 Ton.

Baca Juga:  Bupati Pamekasan Lantik Pejabat Baru

“Itu semua didapat dari hasil rapat dan sudah disepakati,” sedangkan untuk Bentol memang untuk tahun ini tidak membeli, karena stok tembakau yang lama masih banyak,” terang Agus.

Kemudian bagi pihaknya, saat ini masih mempunyai dua PR bahwa, ada dua pabrikan lagi yang berkirim surat ke pihaknya yaitu, Jempol Mas akan membeli sebanyak 15 ton, dan Bawang Mas sebanyak 50 ton.

Ditanya terkait harga tembakau pihaknya masih belum bisa memastikan, karena dari Dinas terkait yaitu Pertanian masih belum bisa menentukan.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Alokasikan DBHCHT Untuk Buruh Tembakau

“Kalau terkait harga, kami juga masih menunggu dari Dinas terkait,” tuturnya.

Agus juga berharap semoga para petani tembakau yang ada di Pamekasan sukses, bisa menghasilkan tembakau yang berkualitas bagus, dan terjual sesuai dengan harga yang mereka harapkan.

“Sehingga nantinya para petani bisa memenuhi permintaan pabrikan, serta pabrikan sendiri bisa membeli semua tembakau dari petani yang ada di Pamekasan, dan tidak ada tembakau luar Madura yang masuk,” imbuh Agus.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru