RSUD Padangan Gelar Baksos Operasi Katarak, Dinkes Bojonegoro Dorong Peningkatan Layanan dan Naik Kelas

- Admin

Sabtu, 31 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan bakti sosial (baksos) operasi katarak yang diselenggarakan oleh RSUD Padangan bekerja sama dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Jawa Timur.

Apresiasi tersebut disampaikan Ninik saat meninjau langsung kegiatan baksos di RSUD Padangan.

Ia mengaku terharu melihat perkembangan pesat rumah sakit tersebut di bawah kepemimpinan Direktur RSUD Padangan, dr. Ratih Wulandari, M.H., M.M.

“Saya ucapkan terima kasih kepada semua dokter mata yang tergabung di Perdami Jatim. Atas nama Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, saya sangat mengapresiasi RSUD Padangan atas terselenggaranya baksos ini,” ujar Ninik, Sabtu (31/10/2026). Bojonegoro.

Ninik mengenang masa ketika dirinya masih bertugas di RSUD Padangan, di mana fasilitas dan ketersediaan dokter spesialis mata masih sangat terbatas. Berbeda dengan kondisi saat ini, ia mendorong agar RSUD Padangan yang saat ini berstatus Kelas C dapat terus meningkatkan inovasi dan pelayanan hingga naik tingkat menjadi rumah sakit yang lebih modern.

Baca Juga:  Dinsos Pamekasan Antar Bocah Yatim Piatu Disabilitas ke Panti Asuhan Jombang

“Dulu saat saya bertugas, kondisinya belum seperti ini karena fasilitas ruang operasi katarak harus mandiri. Sesuai arahan Bupati, ke depan rumah sakit ini harus naik kelas, sehingga inovasi dan pelayanan harus ditingkatkan agar lebih modern dan lebih baik,” jelasnya.

Untuk mendukung pengembangan tersebut, Pemkab Bojonegoro telah menyiapkan master plan beserta lahan yang memadai agar area pelayanan RSUD Padangan bisa diperluas di masa mendatang.

Dalam kesempatan yang sama, Ninik juga menyoroti pentingnya penanganan katarak sebagai langkah pencegahan kebutaan di masyarakat.

Ia berharap kerja sama dengan Perdami Jatim tidak berhenti di RSUD Padangan saja, melainkan dapat diperluas ke lima RSUD milik Pemkab Bojonegoro lainnya.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Tetapkan Pilkades Serentak Pada April 2022

“Kebutaan sering kali berawal dari katarak, ditambah kesadaran masyarakat yang belum sepenuhnya menerapkan pola hidup sehat. Karena itu, kami memiliki program pengecekan kesehatan dini agar masyarakat lebih peduli kesehatan,” kata Ninik.

“Kami berharap Perdami tidak hanya bekerja sama dengan RSUD Padangan saja. Bojonegoro saat ini memiliki lima RSUD milik Pemkab yang siap dilibatkan dalam program pemberantasan kebutaan,” imbuhnya.

Selain penanganan katarak, Ninik juga mengungkapkan bahwa Pemkab Bojonegoro terus memperkuat infrastruktur layanan kesehatan.

Salah satunya dengan membangun RSUD khusus pelayanan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) di Kecamatan Kalitidu guna memberikan pelayanan kesehatan mental yang optimal.

Imbuhnya,Terkait jaminan kesehatan masyarakat, Dinkes Bojonegoro telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp180 miliar hingga Rp200 miliar pada tahun 2026 untuk mendukung program Universal Health Coverage (UHC).

Baca Juga:  Digelar di Surabaya, KPU Sampang Sukses Gelar Debat Publik Pertama Pilkada 2024

“Bojonegoro saat ini sudah mencapai UHC dengan cakupan layanan kesehatan gratis hingga 99 persen untuk warga Bojonegoro. Kami telah menyiapkan anggaran sekitar Rp180 miliar untuk memastikan masyarakat Bojonegoro mendapatkan akses kesehatan yang layak,” pungkas Ninik.

Sementara itu, terkait pelaksanaan bakti sosial,yang daftar dan tercatat ada sekitar 140 pasien yang mengikuti tahap awal screening.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 114 pasien disaring kembali hingga terpilih 80 pasien yang memenuhi syarat untuk menjalani operasi katarak,dan rata-rata di ikuti para lansia dan bila ada pasien yang muda,maka perlakuan atau penangan khusus.

Dengan terlaksananya baksos ini, Ninik berharap para pasien dapat segera pulih, kembali beraktivitas dengan penglihatan yang lebih baik, serta hidup dengan sehat dan berbahagia.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Puncak Hari Jadi Bojonegoro ke-349, RSUD Padangan Bebaskan Biaya Operasi Katarak dan Obat-obatanya
DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027
Independensi PWI Dipertanyakan: Rangkap Jabatan BUMN Pengurus PWI Pusat Disorot Tajam
Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:53 WIB

RSUD Padangan Gelar Baksos Operasi Katarak, Dinkes Bojonegoro Dorong Peningkatan Layanan dan Naik Kelas

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 11:06 WIB

Puncak Hari Jadi Bojonegoro ke-349, RSUD Padangan Bebaskan Biaya Operasi Katarak dan Obat-obatanya

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:01 WIB

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:51 WIB

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah

Minggu, 25 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:31 WIB

Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:28 WIB

Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 03:24 WIB

Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro

Berita Terbaru

Daerah

DPMD Sumenep Mulai Proses Tahapan Pilkades Serentak 2027

Senin, 26 Okt 2026 - 19:01 WIB