BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id — Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Padangan, Kabupaten Bojonegoro, menggelar bakti sosial (baksos) operasi katarak dan screening (pemeriksaan awal) mata gratis.
Kegiatan kemanusiaan yang diikuti oleh puluhan pasien dari berbagai wilayah ini merupakan rangkaian puncak peringatan Hari Jadi Kabupaten Bojonegoro ke-349, Sabtu (31/10/2026).
Berdasarkan pantauan di lokasi, rangkaian kegiatan dipusatkan di gedung RSUD Padangan. Acara diawali dengan proses pendaftaran bagi peserta di lantai dua, dilanjutkan dengan acara pembukaan resmi pada pukul 08.00 WIB di lantai enam.
Kepala Bagian (Kabag) Umum RSUD Padangan, Yudo Winarno, A.M.K., menyampaikan bahwa kegiatan ini melibatkan tenaga medis profesional (red: Dari Perdami Jatim) dan berpengalaman guna memastikan kelancaran dan keselamatan tindakan operasi.
“Dalam penanganan operasi katarak ini, kami mengerahkan sekitar empat belas dokter dari Perdami dan tujuh belas perawat (red: Tenaga medis),” ujar Yudo.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat sangat tinggi. Para peserta bakti sosial ini tidak hanya berasal dari Kecamatan Padangan, melainkan juga dari berbagai kecamatan lain di luar wilayah Padangan, seperti Kecamatan Temayang dan Kecamatan Kasiman. Pihak RSUD Padangan juga berkomitmen untuk terus mendampingi para pasien hingga tuntas.
“Rumah sakit akan mendampingi sampai perawatannya,dan kegiatan ini sampai dari luar padangan,ada dari kapas,Balen,padangan dan temayang juga hadir mendaftar” tegas Yudo.
Hal yang sama di sampaikan oleh Dalam sambutannya, Direktur RSUD Padangan, dr. Ratih Wulandari, M.H., M.M., dr. Ratih mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Perdami Jatim atas kolaborasi yang sukses ini, dan dr Ratih berharap kerja sama tersebut dapat terus berlanjut di masa mendatang.
Lanjutnya,dr Ratih menjelaskan bahwa baksos ini terselenggara berkat kerja sama strategis dengan Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (Perdami) Jawa Timur yang memiliki anggota lebih dari 400 dokter, dan saat ini mempunyai program unggulan one day eyesight, dari puncak hari jadi yang ke 349 maka rsud padangan lakukan baksos operasi katarak gratis.
“Kegiatan ini adalah bagian dari puncak Hari Jadi Bojonegoro ke-349. RSUD ingin dan selalu memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” ujar dr. Ratih.
Ia memaparkan, dari total sekitar 140 pendaftar awal yang menjalani pemeriksaan awal (screening), jumlah tersebut mengerucut menjadi 114 orang, hingga akhirnya 80 pasien dinyatakan lolos dan berhak mendapatkan pelayanan operasi katarak.
Namun, secara keseluruhan, data kehadiran peserta dari berbagai rangkaian penanganan tercatat sekitar 104 pasien.
“Saya menghaturkan terima kasih kepada Perdami Jatim. Saya minta jangan sampai ‘kapok’ kerja sama dengan kami,” harapnya.
dr. Ratih juga menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelayanan mulai dari tindakan operasi hingga pemberian obat-obatan diberikan secara cuma-cuma dan ditanggung sepenuhnya oleh Perdami Jatim sebagai hak masyarakat.
“Dari operasi sampai obat diberikan dari Perdami Jatim. Jadi, pelayanan ini gratis dan ini haknya masyarakat,” pungkasnya.
Melalui bakti sosial ini, pihak RSUD Padangan berharap dapat membantu masyarakat kurang mampu khususnya lansia yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak agar bisa kembali beraktivitas secara normal dan meningkatkan kualitas hidup mereka.
Dan baksos operasi katarak ini selain dihadiri para dokter dari Perdami Jawa timur juga di hadiri oleh kepala dinas kesehatan bojonegoro Ninik susmiati dan jajaran, direktur RSUD padangan dan jajaran serta tenaga medisnya.
Penulis : Takim
Editor : Putri


















