Humas SMA 3 Bojonegoro Sebut Pendidikan Tak Gratis, Sinyal Dana PIP Kian Rawan Jadi ‘Bancakan’

- Admin

Kamis, 9 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Tabir di balik tarikan biaya kegiatan sekolah yang berkedok study tour di Jawa Timur kian terang benderang. Bojonegoro Hari Kamis 9/4/2026 provinsi Jawa timur.

Setelah sebelumnya kebijakan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur disorot karena memberi celah bagi agenda wisata sekolah, kini muncul pernyataan mengejutkan dari pihak sekolah yang secara terbuka menyebut bahwa pendidikan di Indonesia memang tidak gratis.

“Yang jelas Pemerintah kita tidak pernah menggratiskan biaya pendidikan mas,” tegas Farid, selaku Humas SMA 3 Bojonegoro, saat dikonfirmasi mengenai beban biaya pendidikan dan kegiatan sekolah.

Baca Juga:  Dirlantas Polda Jatim Terima Bantuan Sosial 

Pernyataan ini seolah menjadi pembenaran bagi sekolah-sekolah untuk terus melakukan pungutan, termasuk dugaan pemanfaatan dana Program Indonesia Pintar (PIP) milik siswa kurang mampu.

Padahal, dana PIP secara regulasi adalah hak mutlak siswa miskin untuk menunjang kebutuhan personal pendidikan mereka agar tidak putus sekolah.

Sikap “jujur” pihak humas sekolah ini dinilai para pemerhati kebijakan publik sebagai sinyalemen kuat bahwa dana bantuan sosial dari pusat kini berada dalam posisi rawan.

Tanpa adanya mitigasi korupsi dari Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jatim dan bungkamnya Cabang Dinas di daerah, pernyataan “pendidikan tidak gratis” ini bisa menjadi payung bagi oknum untuk melakukan praktik “bancakan” dana bantuan.

Baca Juga:  Detik-detik Proklamasi, Polisi Sumenep Hentikan Semua Pengendara

“Jika pihak sekolah saja sudah berasumsi bahwa pendidikan tidak gratis, maka mereka akan merasa legal untuk memotong atau mengarahkan dana bantuan seperti PIP untuk membiayai program-program sekolah yang sifatnya tidak primer, seperti study tour,” ujar Sugeng.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada langkah konkret dari Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Bojonegoro-Tuban untuk merespons keresahan wali murid terkait potensi penyimpangan ini.

Diamnya otoritas pengawas di daerah memperkuat kesan bahwa birokrasi pendidikan sedang “main mata” dengan praktik pungutan yang membebani masyarakat.

Baca Juga:  Polda Jatim Bongkar Praktik Jual Beli Satwa Dilindungi

Catatan Redaksi:Para wali murid kini berada di persimpangan jalan; di satu sisi mereka dijanjikan bantuan oleh negara melalui PIP, namun di sisi lain, otoritas sekolah secara terbuka menyatakan pendidikan tetap berbayar sebuah pengakuan yang berpotensi melanggengkan praktik komersialisasi di dalam instansi pendidikan negeri.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun
Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru