Soroti Jalan Rusak, DPD Golkar Bojonegoro: Masyarakat Tidak Butuh Janji Anggaran Tahun Depan

- Admin

Minggu, 25 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Kesabaran masyarakat Bojonegoro berada di titik nadir. Jalur Nasional Baureno-Surabaya dan urat nadi Bojonegoro-Cepu yang kini menyerupai “jalur maut” penuh lubang, memicu reaksi keras dari panggung politik.

Tak mau sekadar menonton penderitaan warga, DPD Golkar Bojonegoro resmi mengambil langkah ofensif. Minggu (25/1/2026).

Ketua DPD Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, mengeluarkan instruksi “Operasi Kemanusiaan” kepada seluruh jajaran Fraksi Golkar.

Pesannya jelas, berhenti berwacana, segera desak perbaikan ke pusat sekarang juga !, semua kader Golkar harus ikut merasakan penderitaan rakyat, yang dimana jalan ini menjadi, ancaman keselamatan dan penderitaan setiap hari dan waktu.

Tambah, Ketua DPD Golkar Bojonegoro, Ahmad Supriyanto, memberikan instruksi keras kepada Ketua Fraksi Golkar agar segera melakukan tekanan vertikal. Rakyat Bojonegoro tidak butuh janji ‘anggaran tahun depan’, rakyat butuh keamanan saat ini juga.

“Cukup sudah kita bersabar melihat warga kita pulang dalam kantong jenazah hanya karena lubang jalan! Saya instruksikan Fraksi Golkar, segera gerakkan seluruh jaringan politik,” pesan nya.

Baca Juga:  Sering Hujan, Petani Tembakau di Pamekasan Khawatir Gagal Panen

Dalam pengalian informasi awak media SUARABANGSA.co.id, Publik perlu tahu bahwa jalan yang hancur ini bukan tanpa pemilik.

Ada mandat yang abai di sana, Kementerian PUPR (BBPJN Jatim-Bali), Pemegang kunci anggaran untuk ruas Nasional Baureno-Bojonegoro. Pemprov Jawa Timur (PU Bina Marga), Penanggung jawab jalur provinsi arah Cepu.

Komisi V DPR RI, Sebagai pengawas yang harus memastikan uang rakyat kembali dalam bentuk jalan yang “Nglenyer” dan aman.

Dinas Perhubungan, Yang harus tegas menindak truk-truk overload penyebab hancurnya aspal.

Ahmad Supriyanto menegaskan bahwa status Jalan Nasional bukan tameng bagi pejabat untuk lepas tangan.

Dalam orasinya Intruksi untuk kader dan fraksi Golkar Bojonegoro,
ia menekankan bahwa setiap lubang di jalan adalah ancaman nyawa bagi warga yang mencari nafkah.

“Setiap tetes keringat dan air mata warga yang jatuh karena kecelakaan di jalan ini adalah rapor merah bagi kita semua. Saya instruksikan Fraksi Golkar, Gunakan seluruh kekuatan politik kalian! Kepung BBPJN, tembus hingga ke meja Kementerian PUPR di Jakarta. Jika pusat abai, kitalah yang harus berteriak paling keras,” tegas Ahmad Supriyanto dengan nada bergetar.

Baca Juga:  Sukses Genjot PAD di Tengah Efisiensi Anggaran, Dinpora Bojonegoro Diapresiasi Komisi C

Ia meminta fraksinya tidak hanya sekadar berkirim surat formal yang sering berakhir di tumpukan meja birokrasi, melainkan melakukan pengawalan fisik dan politis secara berkelanjutan.

Senada dengan Ketua DPD, Sekretaris DPD Golkar Bojonegoro, Mansyur, mengungkapkan fakta memilukan. Tragedi jalan rusak ini bukan lagi cerita dari media sosial, melainkan sudah terjadi di depan mata kepala sendiri.

“Kemarin, kecelakaan terjadi tepat di depan kantor DPD kita. Ini tamparan keras! Saat netizen di TikTok dan Facebook sudah menjerit, tidak ada alasan bagi Fraksi Golkar untuk duduk diam di kursi empuk DPRD. Kita harus merasakan getaran keresahan warga,” ujar Mansyur.

Baca Juga:  Baru 6 Desa Beroperasi, KDMP Pungpungan Kalitidu Masih Terkendala Perizinan Produk Lokal

Imbuhnya, Rakyat Bojonegoro tidak butuh janji ‘tahun depan’, mereka butuh alat berat turun ke jalan hari ini juga. Jalan nasional ini adalah martabat daerah.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Anis Mustofa Ketua fraksi Golkar DPD Bojonegoro, Dari 1929 hingga 2026
Ironis dan memilukan. Sejarah mencatat bahwa sejak tahun 1929, jalur Bojonegoro-Surabaya sudah dikeluhkan karena kualitasnya yang tertinggal. Satu abad berlalu, namun “kutukan” jalan rusak ini seolah dipelihara.

Data kecelakaan menunjukkan angka yang mengerikan, Sepanjang tahun 2025, lebih dari 1.100 insiden terjadi dengan ratusan nyawa melayang di wilayah hukum Bojonegoro.

Memasuki Januari 2026, jalanan ini kembali “meminta tumbal” di ruas Baureno akibat lubang-lubang dalam yang dibiarkan tanpa penanganan darurat yang layak. Dan untuk warga Bojonegoro selalu berhati-hati dalam perjalanan.

“Sudah saatnya, pemerintah dari hulu sampai hilir bertanggung jawab semua ini,dan kita selalu siap yang diperintahkan Pusat,” pungkasnya.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru