Viral di Medsos, Pemuda Asal Baureno Ubah Lahan Kosong Jadi ‘Lautan’ Cuan

- Admin

Minggu, 21 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Sebuah pemandangan tak biasa terlihat di depan bangunan Puskesmas yang belum beroperasi alias mangkrak, di kawasan Desa Tanjungharjo kecamatan Kapas,Bojonegoro, Minggu (21/12/2025).

Puluhan orang tampak berkerumun dan rela mengantre panjang demi mencicipi hidangan dari sebuah unit usaha kuliner keliling yang dikenal dan dipromosikan di media sosial.

Dari penelusuran Awak media Suara bangsa, dengan modal akun TikTok “Ken”, dari buka sampai akan tutup atau pindah tempat dalam menjajakan dagangan nya, akun tersebut live dan menyala.

Usaha ini bukan sekadar warung tenda biasa, kelompok anak muda kreatif asal Gunungsari, Kecamatan Baureno ini berhasil membuktikan bahwa modal gadget dan kreativitas jauh lebih perkasa dibanding menyewa ruko yang mahal.

Baca Juga:  EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Kekuatan Live Streaming, dan Menjemput Bola, Bukan Menunggu
Strategi yang dijalankan tim Ken terbilang sangat modern.

Mereka menerapkan sistem jualan berpindah tempat (nomaden). Dengan modal ponsel untuk Live TikTok, kompor penggorengan, dan keberanian, mereka mengubah setiap titik pemberhentian menjadi pusat ekonomi dadakan.

Menu yang ditawarkan pun sangat beragam dan mengikuti tren, mulai dari nasi daun jeruk yang harum, pentol goreng, hingga ayam utuh. Tak lupa, sajian segar seperti es teler dan buah anggur turut dijajakan untuk melengkapi pengalaman kuliner pelanggan.

Kepopuleran ini tentu membawa tantangan tersendiri dan pelangan pun tahu jam mangkal 4 remaja yang mempunyai peran masing-masing.

Baca Juga:  209 Siswa Siap Menjadi Warga PSHT Bojonegoro

Rima, sang kasir muda yang bertugas di garda depan, mengaku harus bekerja ekstra keras menghadapi antusiasme pengunjung yang luar biasa. Dengan sistem nomor urut, ia mencoba mengatur ritme pelayanan agar tetap tertib, meski tak jarang ia harus berhadapan dengan pembeli yang tidak sabar.

“Pengunjung kalau tidak mau antre, ya lama pelayanannya,” ungkap Rima sembari tetap sigap melayani pelanggan.

Hal ini menjadi catatan penting dalam dunia bisnis kuliner: semakin viral sebuah brand, semakin besar pula tuntutan manajemen kerumunan yang efektif.

Catatan Redaksi: Pelajaran Penting (Edukasi Bisnis) untuk Kita,
Dari fenomena “Ken” ini, ada tiga poin edukasi yang bisa dipetik oleh para pelaku UMKM, Digital Branding adalah Kunci, Lokasi fisik yang sepi atau tempat puskesmas yang “mangkrak” bukan lagi halangan, jika kita mampu menciptakan “keramaian digital” melalui media sosial.

Baca Juga:  Pasien Covid-19 Membludak, Ruang Isolasi di BLK Sampang Nyaris Penuh

Produk yang Variatif,Menjual paket lengkap (makanan berat, camilan, hingga minuman) meningkatkan peluang omset jutaan dalam sekali mangkal.

Kesiapan Mental dan Sistem, Bisnis yang viral memerlukan kesiapan mental SDM (seperti kasir) dan sistem pelayanan (seperti nomor urut) agar kualitas pelayanan tidak menurun meski dalam tekanan.

Kisah para pemuda dari Baureno ini adalah bukti nyata bahwa di tangan anak muda yang kreatif, keterbatasan fasilitas justru menjadi peluang untuk meraup omset yang menggiurkan.

Penulis : Takim

Editor : Putri

Berita Terkait

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik
DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:01 WIB

Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru