Uji Coba Lalu Lintas Satu Arah di Kawasan Alun-alun Trunojoyo Sampang Dimulai Hari Ini

- Admin

Rabu, 28 Mei 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, melakukan uji coba pemberlakuan sistem satu arah di kawasan Alun-alun Trunojoyo.

Hal ini dilakukan guna mengurangi terjadinya penumpukan kendaraan dan sekaligus kemacetan arus lalu lintas.

Berdasarkan informasi yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, perubahan jalur tersebut mulai diujicobakan pada hari ini, Rabu (28/05/2025).

Kepala Dishub Sampang, Chalilurrachman dikonfirmasi melalui Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Darat, Hery Budiyanto mengatakan, bahwa pemberlakukan sistem satu arah atau one way system ini bertujuan untuk menciptakan arus lalu lintas yang lebih tertib dan lancar.

Baca Juga:  Lakukan Observasi, Kapolsek Camplong Sampang Bersama Nakes Puskesmas Sambangi Penderita Kanker Payudara

“Saat ini, jumlah peningkatan volume kendaraan terus bertambah dan menyebabkan ketidakseimbangan dengan kapasitas ruang jalan,” kata Hery.

Menurut Hery, pemberlakuan jalur satu arah ini dimulai dari simpang tiga depan SDN Gunung Sekar I menuju simpang tiga depan Jalan Merpati, kemudian ke jalur simpang tiga di depan SMPN I.

“Di titik-titik lokasi tersebut sudah terpasang rambu-rambu lalu lintas guna memandu para pengguna jalan melewati jalur di sekeliling Alun-alun,” urainya.

Disinggung kapan pemberlakuan sistem satu arah di seputar alun-alun tersebut, Hery menyebut bahwa skema perubahan lalu lintas baru ini akan resmi diterapkan pada 2 Juni 2025.

Baca Juga:  Aktivitas Luar Ruangan, Warga Sampang Keluhkan Suhu Udara Terasa Sangat Panas

“Hari ini mulai uji coba penerapan aturan tersebut. Kemudian pada hari Senin mendatang InsyaAllah akan kita berlakukan,” tutur Hery.

Kepada para pengendara, Hery mengimbau untuk senantiasa mengikuti kebijakan tersebut. selain itu masyarakat juga diminta tertib dalam berkendara.

“Diharapkan perubahan ini bisa menjadi solusi untuk mengatasi kemacetan yang kerap terjadi di kawasan itu,” pungkasnya.

Penulis : Abdus Salam

Editor : Putri

Berita Terkait

Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat
Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah
Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro
Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 18:56 WIB

Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana

Minggu, 9 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Berita Terbaru