Merger Dua SDN di Sumberrejo, DPRD Bojonegoro Berjanji Segera Panggil Diknas

- Admin

Senin, 3 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Terkait merger sekolah dasar negeri 2 Sumberrejo dan SDN 3 sumberrejo, kembali ketua paguyuban wali murid SDN 3 Sumberrejo bersama pengurusnya kembali datangi Dinas pendidikan Bojonegoro.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Bojonegoro Fathur Rokim, masih kekeh untuk merger di SDN tiga ke SDN dua Sumberrejo dengan alasan berdasarkan surat keputusan dari Bupati Bojonegoro.

Yulin Arsyandi bersama pengurus Paguyubanpun mendatangi Dewan perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro untuk menyampaikan aspirasinya terkait polemik merger yang ditentang oleh wali murid SDN 3 sumberrejo dengan membawa bukti bukti foto bangunan SDN dua sumberrejo yang hampir roboh dan kumuh untuk pendidikan.

Dalam pengaduan tersebut wanita mantan artis dangdut tersebut di temui oleh Ketua DPRD Bojonegoro Abdullah Umar. Senin 3/7/2023.

Dalam pemaparan Yulin dan Orang tua (wali murid) SDN 3 Sumberrejo tidak mempersoalkan SDN di merger bila sekolah SDN dua tersebut representatif, menurut mantan artis dangdut tersebut dari bangunan saja hampir roboh dan membahayakan murid, ada kubangan, jarak tempuhnya juga jauh dari anak anak sekolah, orang tua pun jadi ketar ketir dan was was.

Baca Juga:  Bersama Mahasiswa Unesa, MGBK MTs MA di Probolinggo Lakukan Pelatihan Penyusunan Program BK di Masa Pandemi

“Di beberapa bangunan SDN dua itu hampir roboh, dan di SDN 3 itu ada mushola, dan representatif, dan ketika kita menghadap kadin oleh pihak diknas ditemui oleh kabid,oleh kabid ternyata yang dibahas masalah esbes,dan jumlah siswa yang terpaut satu, tapi tidak soal bangunan yang hampir roboh, dan beliau masih bersikukuh terkait SK bupati, Kabid siap turun bila diperintah oleh bupati,” ungkap Yulin kepada ketua DPRD Bojonegoro yang dari fraksi PKB tersebut.

Abdullah umar bertanya kepada wali murid, terkait merger tersebut keberatan atau tidak, hal tersebut disanggah oleh Yulin tidak keberatan dan mendukung tapi dengan satu syarat di mergernya di sekolahan yang representatif dan tidak membahayakan anak anak.

“Kalau dimerger di SD tiga tidak masalah, dan wali murid SDN dua ke SDN tiga pun tidak masalah bila di merger ke SDN 3,” jelasnya.

“Saya banyak dipelintir oleh pihak diknas, kalau soal bangunan sebenarnya layak di SD 3 yang representatif , dan SDN 3 juga sudah ada musholanya, hal tersebut tidak dibahas tapi yang dibahas soal esbes dan SK merger saja,” ungkapnya.

Baca Juga:  Ratusan Ibu-ibu dari Dua Kecamatan di Sumenep Jalani Wisuda Sekolah Orang Tua Hebat

Abdullah Umar Ketua DPRD Bojonegoro baru mendengar kalau yang representatif adalah SDN 3 Sumberrejo, yang di tangkap oleh pihak DPRD terkait wali murid menolak merger.Bukan persoalan representatif dan kualitatif SDN tersebut.

“Malah baru ini saya baru mendengar, kalau ternyata, yang lebih representatif di SDN 3, dan wali murid dimerger tidak ada masalahkan, hal tersebut dipertanyakan ke wali murid,” ucapnya.

Umar menambahkan, pihak DPRD siap membantu dan akan memangil pihak Diknas Bojonegoro, pada prinsipnya wali murid harus dilibatkan dalam perumusan merger tersebut, dan hal tersebut beberapa pihak harus duduk bersama, guru, diknas, kepala desa dan wali murid, setelah merger tersebut sarana prasarananya bagaimana, asetnya bagaimana ini harus juga menjadi bahan pertimbangan. Dan yang paling utama wali murid dan anak didik harus nyaman dulu.

“Pada prinsipnya kita siap membantu wali murid, besok biar di full up oleh teman teman, dan besok biar di hearing oleh teman teman, kira kira jam satu besok bisa dikonfirmasi lagi , nanti kita lihat dulu hasil hearing tersebut,” ungkapnya.

Lanjutnya, soal pendidikan tidak serta Merta pihak diknas semata yang memutuskan, dan semua harus dilibatkan.

Baca Juga:  Kapolsek Kangean Tekankan Siswa Wajib Patuhi Prokes Selama PTM Berlangsung

“Kalau soal pendidikan itu kan tidak serta Merta pihak diknas semata, tapi wali murid juga harus dilibatkan, paling tidak seimbanglah, ada DPRD, Ada Dinas pendidikan, ada guru dan wali murid”jelasnya.

Umar juga sempat menanyakan urgensi Dinas pendidikan yang tidak bisa menampung aspirasi dari wali murid, acuan nya apa yang dipakai dinas pendidikan ke SDN dua Sumberrejo tersebut.

“Acuannya apa diknas itu SDN 3 ke SDN dua, kalau acuannya representatif kan mestinya di SDN 3, tapi kalau acuan nya SK, SK kan masih bisa di perbaiki kalau memang SDN 3 representatif, tapi kita tidak bisa berjanji, karena besok baru dirapatkan (Hearing:red) dan kita lihat hasil rapat tersebut,” jelasnya.

Umar dihadapan Yulin yang bersama wali murid SDN 3 Sumberrejo, untuk mengkonfirmasikan, karena besok baru akan di bahas di komisi C, dengan pihak terkait.

Umar juga berharap kalau merger ya harus SDN yang representatif dan nyaman untuk anak didik dan wali murid.

“Kita berharap kalau dimerger yaa yang lebih representatif,” pungkasnya.

Berita Terkait

Pendidikan Tidak Gratis: Menguji Pernyataan Humas SMA 3 Bojonegoro di Tengah Larangan Pungutan dan Politisasi PIP
Ketua DPRD Bojonegoro Diroasting Guru Madrasah, Pertanyakan Anggaran APBD Besar, Guru Madrasah Miskin Tak Dapat Insentif
Dinas Pendidikan Bojonegoro Siapkan 40,4 Miliar untuk Beasiswa
KKN UNIJA Gelar Seminar Digital Marketing, Angkat Potensi Bawang Goreng Desa Basoka
Drama Beasiswa di Bojonegoro: Sudah Tanda Tangan Kwitansi, Kok Tiba-tiba Dibatalkan
Gerakan Ayah Ambil Rapor di Bojonegoro Mendapat Sorotan, Pertimbangkan Psikologis Siswa Yatim Piatu
Momen Hari Guru Perkuat Kedekatan Guru Dan Siswa MI NU 2 Grajagan Banyuwangi
Kepala Sekolah dan Guru Honorer yang Selingkuh Diminta Keluar dari Desa

Berita Terkait

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:43 WIB

Pererat Kekeluargaan, Koperasi KAREB dan PT KAS Gelar Doa, Besok bersama warga desa juga lakukan hal sama, akan Santuni Ratusan Anak Yatim

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:42 WIB

Ojol Bojonegoro Berbagi 500 Paket Takjil di Jalan Pemuda

Jumat, 13 Maret 2026 - 14:07 WIB

Ketua Projo Bojonegoro: Pengakuan Rismon Sianipar Adalah Kematian Narasi Fitnah Ijazah Jokowi

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:27 WIB

Begini Suara Syukur dari Pedal Listrik, Kisah Lansia Bojonegoro Terima Bantuan Presiden RI Becak listrik

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:23 WIB

Menteri LH Bersama Bupati Bojonegoro Pimpin Curve, dan Bersih-bersih di Program Indonesia Asri

Minggu, 1 Maret 2026 - 01:04 WIB

Bocil di Bojonegoro yang Sempat Dilaporkan Hilang, Keluarga Menolak Diotopsi

Kamis, 26 Februari 2026 - 11:38 WIB

Orang Tua Siswa yang Kritik MBG Dilaporkan SPPG, Begini Komentar Ketua DPC Peradi Bojonegoro

Senin, 23 Februari 2026 - 12:39 WIB

Usai Viral, Aktivitas Pungli di TBB Tidak Terlihat Lagi

Berita Terbaru