Dugaan Aroma Persekongkolan Jahat test CAT Rekrutmen Panwascam di Sampang Semakin Mencuat

- Admin

Rabu, 26 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Kisruh soal rekrutmen calon Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan yang dilakukan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, masih belum berakhir.

Pasalnya, test CAT yang digelar oleh Bawaslu Sampang dinilai banyak pihak tidak mencerminkan asas transparansi dan kental aroma persengkokolan jahat dalam penentuan 6 besar untuk masuk sesi wawancara.

Dari informasi yang berhasil dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, ada salah satu nama yang telah dinyatakan lulus tersebut diduga kuat sebagai kader sayap salah satu partai politik (Parpol).

Salah seorang peserta Panwaslu Kecamatan yang enggan namanya dipublikasikan mengatakan, dengan menerapkan metode CAT tersebut mestinya lebih baik, karena penilaian menjadi lebih transparan.

Baca Juga:  Bantu Pemerintah, HCML Gelar Vaksinasi Gratis dan Sebar Bantuan Sembako

“Biasanya kalau CAT itu langsung keluar nilainya kayak di CPNS, ada layar besar dipampang diluar ruang tes, jadi para peserta bisa tahu nilainya masing-masing dan berada peringkat berapa. Harusnya begitu kalau memang mau transparan,” ungkapnya, Rabu (26/10/2022).

Ia menyebut seleksi test tulis Panwascam yang dilakukan Bawaslu Sampang pada beberapa waktu lalu menggunakan sistem CAT itu justru dianggap tertutup, hanya peserta dan panitia yang mengetahui nilainya.

Dia menduga ada permainan nilai hasil pengumuman CAT di Bawaslu Sampang, karena ia mengetahui perolehan nilai salah satu peserta diwilayahnya berada dibawah nilainya, namun dinyatakan lolos test CAT.

Baca Juga:  Satlantas Polres Sampang Gandeng Bapenda Gelar Operasi Gabungan Pajak Kendaraan Bermotor

“Tidak transparansinya Bawaslu Sampang tampak dari hasil pengumuman hasil test CAT, hanya nama yang di keluarkan, nilainya tidak ada. Seperti main petak umpet, harusnya semua nilai di umumkan lulus atau tidak lulus,” ujarnya.

Agar tidak menjadi kecurigaan banyak orang, imbuhnya, maka ia meminta Pokja Rekrutmen mengumumkan hasil nilai test CAT dan berani bertanggungjawab. Dengan cara itu, maka menepis dugaan nepotisme dalam perekrutan.

“Kita mengharapkan anggota Panwascam yang terpilih ini benar-benar memiliki kemampuan, tidak hanya sekedar titipan,” harapnya.

Dirinya berharap Pemilu 2024 menjadi satu gelaran Pemilu yang benar-benar jujur, adil, dan transparan. Sebagai warga negara yang baik, dia tetap menghormati hasil rekrutmen yang dilakukan Komisioner Bawaslu. Selain telah melalui tahapan, nama-nama yang lolos merupakan hasil keputusan.

Baca Juga:  WUB Binaan Pemkab Pamekasan Mendapat Bantuan Dari PT Taspen

“Nah oleh karena itu kita harus berfikir positif, dan mari kita kawal bersama. Jika ada pelanggaran, mari kita laporkan saja ke Bawaslu Propinsi, Pusat maupun ke DKPP. Karena itu dibenarkan oleh UU,” tandasnya.

Hingga berita ini dilansir, Ketua Bawaslu Kabupaten Sampang Hj Insiyatun saat dikonfirmasi melalui nomor telephone selulernya tidak diangkat meski nada sambungnya terdengar aktif.

Berita Terkait

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Logistik KPU Sumenep 2024 Memasuki Tahapan Ekspose ke Kejati Jatim
Baru Dilantik, Isu Rangkap Jabatan Pedangkat Desa Menanti Peran Kepala DPMD Sumenep
Soroti Belanja Modal dan Bansos yang Mandek, Golkar Bojonegoro Desak Evaluasi Total APBD 2025
Realisasi Pendapatan APBD Bojonegoro 2025 Lampaui Target, Capai 110,51 Persen
Perkuat Layanan Kanker, Siloam Hospitals Surabaya Operasikan LINAC dan CT Simulator
Resmikan PT NPHI, Bupati Bojonegoro Lepas Pengiriman Perdana 7,5 Ton Chip Porang
EastFood dan AllPack Surabaya 2026, Momentum Penguatan Industri Pangan, Kemasan, dan UMKM Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Sabtu, 13 Desember 2025 - 11:39 WIB

Olimpiade Sains dan Matematika Tingkat Asia (ASMOPSS) ke-15 Diikuti 6 Negara, Diselengarakan di Bojonegoro

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:22 WIB

Anggaran Melambung Tinggi, Dana Pokir DPRD Bojonegoro Menjadi Sorotan KPK

Sabtu, 13 Desember 2025 - 07:21 WIB

Sembilan Kades di Bojonegoro Diperiksa KPK

Berita Terbaru

IlusIlustrasi Kasus BSPS Sumenep

Daerah

Kasus BSPS Sumenep Segera Masuk Tahap Tuntutan

Kamis, 25 Jun 2026 - 12:53 WIB