Tokoh Aremania Imbau Agar Aremania Tidak Arogan Dimanapun Berada

- Admin

Rabu, 5 Oktober 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MALANG, SUARABANGSA.co.id – Tokoh Aremania Romo KH Soeroso yang juga pengasuh Ponpes Rejo Darul Musthofa di Gondang Legi Kab Malang, menyampaikan imbauan untuk Aremania agar tetap tenang dan percaya kepada pemerintah, hal ini disampaikan Romo KH Soeroso melalui pesan berantai di media sosial WhatsApp, pada (5/10/2022).

Dalam tulisan tersebut, tokoh aremania ini tak lupa mengucapkan salam semboyan aremania. Dalam tulisannya Romo KH Soeroso menggunakan bahasa jawa untuk meredam para Aremania agar tetap kondusif, sehingga perjuangan mereka untuk menuntut keadilan tidak sia-sia, berikut imbauan Romo KH Soeroso tokoh Aremania.

Baca Juga:  Imbas PPKM Darurat, Pemkab Sumenep Tunda Pilkades Serentak

“Salam Satu Jiwa !!! Arema.

Kami pribadi maupun pondok Rejo Darul Musthofa mengucapkan bela sungkawa yang sebesar – besarnya kepada keluarga besar Aremania maupun Polri yg wafat dalam tragedi kanjuruhan

Kanggo Mas – masku, adik – adikku, anak – anakku Kabeh tetap tenang Nggeh, Kulo lan pondok nggeh susah sanget, mosok cita-cita kita bersatu dengan teman – teman sesama Arema dan semua, tapi apa persatuan bisa terjadi dengan tragedi seperti ini ?

Sepurane aku sanjang ngene kerono cintaku Nang sampean kabeh lan aku yakin sampean luwih wero ati kulo

Baca Juga:  Truk Tangki Semen Gresik Tabrak Truk Tronton, Sopir Patah Kaki

Tetap tenang dan mempercayakan proses penanganan kasus kepada tim yang sudah dibentuk oleh Pemerintah

Masyarakat ojo sampek menilai kita yg arogan, tetap kita jaga Malang dengan kondusif supoyo masyarakat sing menilai untuk menambah kebaikan dan nama besar Arema. Semoga masalah secepatnya bisa terselesaikan dgn sebaik baiknya

Romo KH. Suroso (Pengasuh Ponpes Rejo Darul Musthofa – Gondang legi Malang)”

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Pohon Tumbang Timpa Sekolah dan Puluhan Rumah Warga, Satu Orang Terluka
Copet HP Panen di Gelaran Festival ‘SALAK’ Momen Tahunan di Desa Wedi Bojonegoro
Kronologi Lengkap Bocah 5 Tahun di Sampang Tewas Tenggelam di Sungai, Ditemukan Meninggal

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru