Warga Antusias Menyambut Semarak Kirab Gumbrekan di Desa Sembung Bojonegoro

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Warga Desa Sembung Kecamatan Kapas Kabupaten Bojonegoro, Pada Hari Kamis (8/9/2022) antusias mengikuti Kirab Gunungan dalam acara Gumbrekan di acara Sedekah Bumi Desa setempat.

Dalam pantauan awak media kurang lebih ratusan warga sangat antusias mengikuti acara gumbrekan, Gumbrekan di desa Sembung menjadi rangkaian acara Sedekah Bumi, gumbrekan sendiri adalah tasyakuran untuk bersyukur kepada Raja kaya milik petani ternak (ternak/hewan piaraan).

Selain kirab Gunungan gumbrekan, malamnya juga ada Maulidhah khasanah (Pengajian). Sementara pada Jumat malamnya juga ada, Langen tayub yang diselengarakan di Balai desa lama.

Baca Juga:  Sikapi Virus Corona, Kadishub Sumenep Berharap Semua Auto Perusahaan Bus Jaga Kebersihan

Kirab gunungan Gumbrekan tersebut diberangkatkan oleh Kepala Desa Sembung Moch. Arif Wahyudin dari halaman Balai Desa Baru, finis di Balai desa lama.

Kepala desa Sembung yang akrab dipangil mas Arif tersebut mengatakan jika arak arakan atau kirab Gunungan Gumbrekan tersebut menjadi tradisi setiap tahun.

“Saya berharap ini menjadi tradisi tiap tahun dan besok tahun depan lebih menarik dan bagus, saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua donatur atas donasinya, semua warga Desa Sembung yang telah berpartisipasi, dan saya ucapkan tetap semangat,” harapnya.

Baca Juga:  Seorang Perempuan di Bojonegoro Tewas Dibacok Mantan Suaminya

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wahyu Sri Wijayanti selaku Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Sembung, Acara Kirab Gunungan Gumbrekan tersebut baru ini dilakukan oleh Desa Sembung, dirinya berharap tahun depan lebih menarik dan menjadi agenda tahunan.

Imbuhnya, untuk tahun ini kurang lebih 10 RT terlibat, 3 lembaga pendidikan, Karangtaruna. Kelompok tani Desa Sembung, Tokoh masyarakat, serta Pemdes Sembung, semua berpartisipasi.
Semoga hal ini dipertahankan, Guyub rukun seperti slogan Sembung nyawidji.

“Kurang lebih 10 RT terlibat, sembung kan ada 10 RT, 3 lembaga pendidikan,pemdes, karang taruna, kelompok tani, harapan saya hal seperti ini dipertahan kan, guyub rukun menuju Sembung Nyawidji pada masyarakatnya, demi Desa tercinta,” pungkasnya.

Leave a Reply