Sadis! Seorang Anak Perempuan di Sampang Tega Bunuh Ayah Kandungnya Sendiri

- Admin

Rabu, 18 Mei 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Seorang anak perempuan di Desa Pasarenan, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten, Sampang, Madura, Jawa Timur, berinsial RH (32) tega membunuh ayah kandungnya M (64) dengan menggunakan sebongkah batu.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, peristiwa mengerikan tersebut terjadi pada Rabu (18/05/2022) sekitar pukul 03.00 WIB.

Kasat Reskrim Polres Sampang, AKP Irwan Nugraha membenarkan, jika telah terjadi penganiayaan hingga korban meninggal dunia. Ia mengatakan bahwa pelaku menganiaya korban dengan menggunakan sebongkah batu sampai meninggal.

“Iya benar, kejadiannya tadi pagi sebelum subuh. Pelaku sudah kita amankan di Mapolres Sampang dan dalam pemeriksaan,” kata mantan Kanit Reskrim Polsekta Karang Pilang, Polrestabes Surabaya itu.

Baca Juga:  Wanita Paruh Baya Tewas Dalam Sumur di Sreseh Sampang, Polisi: Korban Diduga Depresi

Menurut Irwan, pelaku yang tinggal satu rumah bersama orang tuanya tersebut diduga mengalami gangguan jiwa hingga tega membunuh ayah kandungnya. Namun, motif perbuatan biadab ini masih terus didalami polisi.

“Kita akan mengecek kejiwaan pelaku, informasinya pelaku ini mengalami gangguan jiwa sudah sekitar 10 tahun lalu,” ujar perwira berpangkat tiga balok emas dipundaknya itu.

Kata Irwan, pelaku sering melakukan penganiayaan terhadap keluarga, namun keluarga sendiri mengetahui keadaan tersangka. Bahkan, minggu kemarin ayahnya sebelum meninggal hampir dilukai dengan sebuah gunting.

Baca Juga:  Kurir di Sampang Ditangkap Saat Hendak Antar Pesanan, Hampir 1 Kg Sabu Gagal Edar

“Pelaku itu memang seringkali ngancem-ngancem ke ayahnya dan sekarang ini lolos pantauan keluarga sehingga ayahnya dihabisi saat tidur,” tandasnya.

Berita Terkait

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan
Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo
Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim
Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah
Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi
PROJO Jatim Gelar Konferda di Malang dan Pilih Ketua Baru secara Aklamasi ke H, Muhammad Sholeh
Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 20:32 WIB

Pemkot Blitar Disorot TKW Asal Tulungagung, Dugaan Ketidakharmonisan

Rabu, 15 April 2026 - 16:42 WIB

Terkendala Izin BBWS DPRD Bojonegoro dan Pihak Eksekutif Sidak Bengawan Solo

Rabu, 15 April 2026 - 15:26 WIB

Sinergi dan Inovasi Layanan Jadi Kunci Penyusunan Renja 2027 DKP Jatim

Selasa, 14 April 2026 - 10:50 WIB

Bojonegoro Borong Penghargaan TOP BUMD 2026, Sinyal Positif Tata Kelola Ekonomi Daerah

Selasa, 14 April 2026 - 00:55 WIB

Dugaan Penggelapan Pembelian Mesin Es Rp500 Juta, warga Tapelan Laporkan AB mantan menejer PT BAI ke Polisi

Sabtu, 11 April 2026 - 19:10 WIB

Delegasi DPC Bojonegoro Tiba di Malang, Siap Sukseskan Konferda Projo Jatim 2026

Sabtu, 11 April 2026 - 16:06 WIB

SMSI Bojonegoro Berganti Nahkoda, Kustaji Resmi Gantikan Sasmito Anggoro

Kamis, 9 April 2026 - 19:18 WIB

LPG 3 Kg Langka di Bojonegoro, Harga Tembus Rp40 Ribu: DPRD Desak Sanksi Pidana bagi Oknum

Berita Terbaru