Pemohon SIM Jelang Lebaran di Bondowoso Stagnan

BONDOWOSO, SUARABANGSA.co.id – Jumlah pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) di Kabupaten Bondowoso jelang lebaran tahun 2022 stagnan.

Bagian Urusan (Baur) SIM pada Satlantas Polres Bondowoso Aiptu Prasetyo mengatakan, jumlah pemohon SIM selama Ramadhan masih sama seperti hari sebelum puasa.

“Jumlah pemohon SIM sekitar 60-70 orang per hari. Masih normal sama seperti hari biasa,” kata Aiptu Prasetyo dikonfirmasi, Selasa (26/4/2022).

Namun, ia belum memastikan apakah ada lonjakan jelang Lebaran nanti.

“Dibanding tahun lalu, ada penurunan. Karena sebelumnya ketika puncak bisa 100 pemohon per hari,” sebutnya.

Baca Juga:  Gagal Gondol Inventaris Sekolah, Pria di Bondowoso Ini Malah Dibekuk Polisi

Mengenai wacana syarat membuat SIM harus menyertakan foto copy BPJS Kesehatan, ditepis oleh Prasetyo.

“Itu kan masih wacana. Kami belum menerima instruksi dari Polda. Jadi, persyaratan membuat SIM sekarang masih sama dengan sebelumnya,” tuturnya.

Syarat yang harus dilengkapi pemohon yakni foto copy KTP, surat kesehatan jasmani dan rohani, serta surat hasil psikologi atau psikotes.

“Setelah berkas diserahkan di loket, maka kemudian diregistrasi dan diidentifikasi. Lalu dilakukan ujian teori,” sebutnya.

Pada ujian teori, pemohon akan menyelesaikan 30 pertanyaan maksimal selama 30 menit secara komputerisasi.

Baca Juga:  Truck Bermuatan Cabe Terguling di Pinggir Tol Porong Sidoarjo

“Setelah tes teori, langsung muncul hasilnya apakah lulus atau tidak. Jika lulus, dilanjut ujian praktik,” paparnya.

Bagi pemohon yang tidak lulus ujian praktik, maka petugas menyediakan layanan jasa gratis berlatih.

“Layanan itu pada Senin, Rabu dan Sabtu setelah jam tugas,” katanya.

Ia menambahkan, layanan SIM selama Ramadhan tidak ada pengurangan dan diprediksi libur pada H-3 Lebaran.

“Kami masih menunggu instruksi dari Polda kapan layanan SIM libur. Dulu libur selama seminggu, yaitu H-3 dan buka lagi pada H+5 lebaran,” bebernya. (awi)

Leave a Reply