Unik, Pohon Pisang di Pamekasan Berbuah Sampai 3 Meter

- Admin

Rabu, 13 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Unik pohon pisang di Pamekasan Madura Jawa Timur berbuah dengan panjang 3 meter, sampai menyentuh tanah.

Pohon pisang dengan seribu buah pertandannya terdapat di Dusun Telaga Sari, Desa Murtajih Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur.

Adalah M. Saleh pemilik pohon pisang tersebut, dirinya sengaja menanam pohon pisang seribu itu, karena melihat buahnya yang tak biasa dari jenis pisang lainnya.

Selain itu, rasa dari pisang seribu itu sendiri sangat enak, bisa langsung dikonsumsi maupun dibuat untuk bahan makanan atau kue lainnya.

Baca Juga:  Beri Solusi Harga Minyak Mahal, Disperindag Pamekasan Buka Pasar Murah

Awalnya Saleh mendapatkan bibit pohon pisang seribu tersebut, dari salah satu saudaranya dan itupun harus antri, dikarenakan bukan dirinya saja yang minta bibitnya.

Sejak lima bulan lalu, Saleh menanam pohon pisang seribu dan akhirnya berbuah akhir bulan Januari kemarin, hingga saat ini buah pisang tersebut tidak kunjung habis buahnya.

“Karena matangnya tidak bersamaan, dan cara memanennya pun kita hanya potong bagian atas saja atau ambil buah pisang yang masak saja,” terang Saleh.

Dirinya juga mengatakan jika konon mitosnya bahwa, pisang seribu ini banyak khasiatnya, selain bisa mengobati penyakit dalam, bisa juga untuk obat, bagi mereka yang tidak kunjung mendapatkan keturunan.

Baca Juga:  Rumah Zakat dan FPRB Berkolaborasi Kurangi Kekeringan dan Banjir di Pamekasan

“Konon dengan mengkonsumsi rutin pisang seribu ini, pasangan yang belum mempunyai keturunan, bisa mendapatkan anak kembar,” katanya.

“Tapi itu mitosnya, untuk kebenarannya Wallahu A’lam, hanya Allah yang tau,” imbuhnya.

Berita Terkait

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak
Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak
Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun
Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:23 WIB

Sah! AKBP Yenni Diarty Pimpin Polres Bojonegoro, Awali Tugas dengan ‘Kulo Nuwun’

Minggu, 26 Juli 2026 - 22:48 WIB

Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 16:38 WIB

Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Kamis, 23 Juli 2026 - 17:03 WIB

Absen Undangan Kapolres, SMSI Sumenep Tegaskan Bukan Bagian Aksi Boikot

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:21 WIB

Baru 6 Desa Beroperasi, KDMP Pungpungan Kalitidu Masih Terkendala Perizinan Produk Lokal

Minggu, 19 Juli 2026 - 06:35 WIB

Gandeng Musisi Papan Atas, All Out Festival 2026 Targetkan Geliat Ekonomi Kreatif Bojonegoro

Sabtu, 18 Juli 2026 - 12:15 WIB

Akses Jalan Cor Kalianyar-Temayang Dongkrak Ekonomi, Sayang Sebagian Jalur Masih Gelap Gulita

Kamis, 16 Juli 2026 - 16:12 WIB

Sepi Job di Bulan Suro, Biduan Asal Kapas Bojonegoro Banting Setir Jualan Rujak lewat Live TikTok

Berita Terbaru

TNI/Polri

Sambangi Kantor SMSI, Kapolresta Sumenep Perkuat Sinergi

Rabu, 29 Jul 2026 - 16:43 WIB