Unik, Pohon Pisang di Pamekasan Berbuah Sampai 3 Meter

- Admin

Rabu, 13 April 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Unik pohon pisang di Pamekasan Madura Jawa Timur berbuah dengan panjang 3 meter, sampai menyentuh tanah.

Pohon pisang dengan seribu buah pertandannya terdapat di Dusun Telaga Sari, Desa Murtajih Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur.

Adalah M. Saleh pemilik pohon pisang tersebut, dirinya sengaja menanam pohon pisang seribu itu, karena melihat buahnya yang tak biasa dari jenis pisang lainnya.

Selain itu, rasa dari pisang seribu itu sendiri sangat enak, bisa langsung dikonsumsi maupun dibuat untuk bahan makanan atau kue lainnya.

Baca Juga:  Penyakit DBD di Pamekasan Tembus 314 Kasus, Masyarakat Diimbau Lakukan Upaya Pencegahan

Awalnya Saleh mendapatkan bibit pohon pisang seribu tersebut, dari salah satu saudaranya dan itupun harus antri, dikarenakan bukan dirinya saja yang minta bibitnya.

Sejak lima bulan lalu, Saleh menanam pohon pisang seribu dan akhirnya berbuah akhir bulan Januari kemarin, hingga saat ini buah pisang tersebut tidak kunjung habis buahnya.

“Karena matangnya tidak bersamaan, dan cara memanennya pun kita hanya potong bagian atas saja atau ambil buah pisang yang masak saja,” terang Saleh.

Dirinya juga mengatakan jika konon mitosnya bahwa, pisang seribu ini banyak khasiatnya, selain bisa mengobati penyakit dalam, bisa juga untuk obat, bagi mereka yang tidak kunjung mendapatkan keturunan.

Baca Juga:  Empat Dapur MBG Launching Serentak Pada 14 April 2025, Koordinator BGN Pamekasan: Hari Ini Tahap Uji Coba

“Konon dengan mengkonsumsi rutin pisang seribu ini, pasangan yang belum mempunyai keturunan, bisa mendapatkan anak kembar,” katanya.

“Tapi itu mitosnya, untuk kebenarannya Wallahu A’lam, hanya Allah yang tau,” imbuhnya.

Berita Terkait

Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
Warga Bungur Bojonegoro Hantam Ibunya Pakai Paving, Lalu Menyerah Tanpa Busana
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi
Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI
Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12 WIB

DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:34 WIB

Puluhan Tahun Tanpa Kepastian, Korban Penggusuran Jembatan Glendeng Bojonegoro Menagih Hak Sertifikat Tanah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 06:29 WIB

Ketergantungan Dana Pusat Masih Tinggi, Bupati Setyo Wahono Putar Otak Genjot PAD Bojonegoro

Jumat, 21 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Bahas Masalah Transportasi Laut, Bupati Sumenep Perjuangkan Masyarakat Kepulauan ke Kementerian Perhubungan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:29 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi Terhadap Raperda P-APBD 2026

Selasa, 18 Agustus 2026 - 23:52 WIB

Ketua DPRD Sumenep Tegaskan Perubahan APBD Tetap Berorientasi pada Kepentingan Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:35 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Laporan hasil Pembahasan KUA-PPAS Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru