Fraksi Golkar DPRD Bojonegoro Minta Pemerintah Pastikan Tak Ada Penimbunan Minyak Goreng

- Admin

Rabu, 16 Februari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOJONEGORO, SUARABANGSA.co.id – Minyak goreng di berbagai daerah hingga saat ini masih langka. Tidak ketinggalan di Kabupaten Bojonegoro. Baik minyak goreng kemasan ataupun minyak goreng curah.

Ketua Fraksi Golongan Karya (Golkar) DPRD Bojonegoro Sigid Kushariyanto menyesalkan hal ini masih terjadi di Bojonegoro.

Menurutnya, langkanya minyak goreng tersebut diakibatkan karena bahan mentah (CPO) terlalu banyak diekspor ke luar Negeri.

Pria yang dulunya sebagai kepala Desa tersebut berharap upaya pemerintah serius untuk segera menghentikan upaya penjual bahan mentah, dan segera melakukan operasi pasar, dan memastikan tidak ada penimbunan yang masif.

“Yang kami tahu, banyak CPO yang diekspor, hinga terjadi kelangkaan di dalam negeri, jadi pemerintah harus tegas dan menindak lanjuti hal ini, dan jangan sampai ada kelangkaan, harus segera melakukan operasi pasar, dan memastikan tidak ada penimbunan,” jelasnya.

Baca Juga:  Perencanaan Pembelian Stempet Alat Berat PU SDA Bojonegoro Jadi Sorotan, Begini Komentar Helmy Elisabeth

Sigid berharap baik pemerintah Daerah Bojonegoro ataupun Pemerintah pusat harus memastikan tidak ada penimbunan, juga ada pembatasan pembatasan dalam pembelian agar terjadi pemerataan dan harus dikawal dengan benar oleh pihak kabupaten, dan memastikan kepada Masyarakat tidak ada penimbunan.

“Tidak perlu Perbup tapi, Pemerintah Daerah harus segera bisa memastikan dan melakukan upaya upaya agar tidak ada penimbunan di Distributor maupun di gudang gudang toko, mau pun di Toko toko dan Supermarket, dan Daerah segera melakukan operasi pasar sampai tingkat desa,” harapnya.

Baca Juga:  DPRD Sumenep Bakal Batalkan Hasil Rekrutmen Anggota DPKS yang Sudah Dikukuhkan?

Disingung terkait Sikap Internal Partai Golkar sendiri, Sigit menerangkan jika partainya mendorong pemerintah daerah dan pusat mencari solusi atas kelangkaan minyak goreng ini.

“Partai Golongan karya, dalam hal ini linear dari pusat sampai Daerah, kita mendorong pada Eksekutif bagaimana pemerintah daerah sampai pusat, harus bisa menyediakan dan ada ketersedian minyak goreng, tidak menarik subsidi, segera melakukan operasi pasar, dan memastikan tidak ada penimbunan, sudah 76 kita merdeka kok masih ada minyak goreng langka ini kan aneh,” terangnya.

Baca Juga:  Bojonegoro Siap Melangkah Sebagai Aspiring UNESCO Global Geopark 2026

Sigid menambahkan, soal subsidi minyak goreng produsen sudah mendapatkan hasil dari subsidi, sedangkan kelangkaan tersebut terjadi saat bahan mentah (CPO) terlalu over diekspor ke luar negeri ini juga bisa mengakibatkan kelangkaan minyak goreng dalam Negeri.

Sigid berharap Subsidi minyak goreng tidak perlu dicabut, namun segera ada operasi pasar dan memastikan tidak ada penimbunan dari Pusat sampai Daerah.

“Pemerintah sudah melakukan upaya subsidi ini produsen itu sudah mendapatkannya, yang jadi persoalan itu bahan mentah (CPO) yang di ekspor ini kan menjadi persoalan, ini yang tidak boleh, subsidi jangan di cabut,” jelasnya.

Berita Terkait

Triv Group dan Gabriel Rey Borong Lima Penghargaan Bergengsi dalam Setahun
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
Pemerintah Naikkan Titik Impas Harga Tembakau, Petani Dapat Angin Segar
Jaga Stabilitas Harga Tembakau, Paguyuban Pengusaha Rokok Sumenep Ajak PR Lokal Maksimalkan Penyerapan Tembakau Petani
Resmi Dibuka, Surabaya Printing Expo 2026 Buka Peluang Baru bagi Industri Grafika Nasional
153 Perusahaan Ramaikan Surabaya Printing Expo 2026, Usung Transformasi Industri Grafika
Perlunya Mensterilkan Program Makan Bergizi Gratis dari Inefisiensi dan Politisasi Lokal
EastFood Indonesia 2026 Bidik 20 Ribu Pengunjung, Perkuat Posisi Jatim sebagai Pusat Industri Pangan Indonesia Timur

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru