Duh, Masih Ada Minimarket di Sampang Jual Minyak Goreng dengan Harga Mahal

- Admin

Jumat, 21 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang, Madura, Jawa Timur melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah pasar tradisional dan ritel.

Sidak yang dimotori Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) ini menyusul adanya penetapan harga minyak goreng (Migor) oleh pemerintah pusat pada harga Rp 14 ribu per liter.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, hasil sidak dilapangan, rata-rata harga Migor di pasar modern telah sesuai dengan keputusan pusat. Hanya saja harga di beberapa minimarket termasuk di pasar modern masih menggunakan harga sebelumnya.

Baca Juga:  Traffic Light Tak Berfungsi, Satlantas Polres Sampang Atur Lalin Antisipasi Kemacetan

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Dra Suhartini Kaptiati menyatakan bahwa pihaknya selaku dinas yang menaungi perdagangan mendapat perintah pusat untuk mengecek kondisi pasar tradisional maupun pasar modern.

“Pengecekan ini dilakukan bersama pihak Bulog dan Polres Sampang, untuk menindaklanjuti kebijakan pemerintah pusat yang menurunkan harga minyak goreng Rp 14 ribu per liter,” kata Suhartini, Jumat (21/01/2022).

Menurutnya, minyak goreng merupakan komoditas yang sangat dibutuhkan masyarakat saat ini. Makanya saat harganya melonjak naik, tentunya masyarakat akan mengalami kesusahan, termasuk para pedagang yang menggunakan minyak goreng.

Baca Juga:  Soal Keluhan Pelanggan, PLN ULP Sampang Minta Maaf: Gangguan Disebabkan Pohon Tumbang

“Ini adalah langkah yang tepat yang dikeluarkan pemerintah pusat, karena memang minyak goreng ini adalah kebutuhan penting masyarakat, maupun pedagang. Sehingga ini harus kita kawal dan awasi di lapangan,” imbuhnya.

Dari hasil pemantauan, pihaknya menyebutkan harga minyak goreng sudah berada di Rp 14 ribu per liter, khususnya di pasar-pasar ritel modern, seperti Alfamidi, Alfamart hingga Indomaret.

Namun, untuk harga di sejumlah minimarket yang ada di Kabupaten Sampang termasuk di pasar modern masih menggunakan harga sebelumnya.

Baca Juga:  Pemkab Pamekasan Laksanakan Sosialisasi Peraturan Cukai

“Mereka beralasan untuk menghabiskan stok lama, kami sudah peringatkan sesuai dengan kebijakan pemerintah diberi tenggat waktu tujuh hari untuk menyesuaikan dengan harga yang telah disubsidi pemerintah,” ujarnya.

Pihaknya juga menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembelian dalam jumlah besar atau panic buying sebab subsidi dari pemerintah akan terus berlanjut dan stok minyak goreng di pasar di pastikan masih aman.

“Kami berharap masyarakat tidak memborong (panic buying) karena stok minyak goreng dalam jumlah yang sangat cukup,” tandas Suhartini.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru