Listrik Tak Kunjung Normal, Gerakan Pemuda Kreatif Pertanyakan Komitmen PLN Sampang

- Admin

Rabu, 12 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Sejumlah pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Kreatif (GPK) Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur, mendatangi kantor PT PLN (Persero) ULP Sampang, Rabu (12/07/2023).

Informasi yang dihimpun kontributor suarabangsa.co.id, kedatangan para aktivis tersebut, untuk menagih janji pihak PLN untuk menormalkan kembali pasokan listrik yang ada di Desa Jrangoan, Kecamatan Omben.

Pasalnya, pada tahun 2020 lalu perusahaan listrik negara di daerah itu sempat berjanji akan melakukan normalisasi voltase. Namun, sejauh ini janji tersebut nampaknya hanya seremonial belaka.

“Makanya, kami datang untuk menagih janji PLN. Kami ingin mempertanyakan kembali pernyataan PLN saat silaturahmi ke Ponpes di Jrangoan beberapa tahun lalu,” kata Ketua GPK, Amrizal.

Baca Juga:  Beda Pernyataan Humas Polres Sampang dan Ayah Korban yang Tewas Tenggelam di Kolam Renang SWP

Saat itu, lanjut Amrizal, pihak PLN sendiri yang memberikan pernyataan bahwa listrik di Desa Jrangoan tidak normal. Dan pernyataan tersebut muncul tanpa adanya permintaan dari masyarakat.

“Bahkan, pihak PLN berjanji akan segera memperbaikinya. Tapi nyatanya hingga sekarang tidak ada tindak lanjut apapun.” sesal Amrizal.

Karena tak kunjung terealisasi, imbuh Amrizal, pada tahun lalu pihaknya kembali mengajukan permohonan kepada PLN secara administratif.

Dimana surat permohonan itu, kata dia, ditandatangani langsung oleh pengasuh Ponpes Al-ihsan, Kepala Desa dan juga Bupati Sampang H Slamet Junaidi.

Baca Juga:  Antisipasi Banjir, Gubernur Jatim Tinjau Langsung Kondisi Rumah Pompa Air di Kali Kemuning Sampang

“Namun, hingga saat ini masih belum ada tindakan apapun dari pihak PLN,” ungkapnya kesal.

Dia mengatakan jika hasil audiensi saat ini, masih sama dengan sebelumnya, harus ada penambahan travo.

“Kami minta PLN untuk segera turun ke lapangan. Kalau hanya solusi yang tanpa realisasi, kami sudah kenyang dari dulu,” pungkasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Manager PT PLN ULP Sampang, Fahriza Arif Amirullah menjelaskan, jika usulan masyarakat Desa Jrangoan di tahun 2020 dan 2022 tersebut sudah dalam tahap proses.

Baca Juga:  Lawan Timor Leste Leg 2, Indonesia Unggul 3-0

“Sudah di proses, semua keluhan masyarakat sudah ditindaklanjuti ke UP3. Namun, untuk proses penindakan itu berada di luar lingkup kami,” ujar Fahriza.

Fahriza beralasan, untuk melayani pelanggan di daerah itu membutuhkan jaringan saluran udara tegangan menengah (SUTM) dan juga perlu ada penambahan travo distribusi dari 2.000 voltase ke 220.

“Untuk itu, kami belum bisa memastikan kapan semua itu akan terealisasi. Makanya, kami belum bisa memberikan janji apapun karena semuanya masih berproses,” tutur Fahriza memungkasi.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru