Perusahaan Rokok PR Rato Ebuh Bantu Kesulitan Nelayan Pasean Pamekasan

- Admin

Rabu, 19 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Kesulitan nelayan Pasean, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur yang selama ini selalu mengalami kesulitan tampaknya akan berakhir.

Pasalnya, yang sebelumnya perahu nelayan yang kesulitan untuk masuk ke area muara tepi sungai jembatan di wilayah setempat kini sudah tidak akan terjadi lagi.

Karena salah satu perusahaan rokok yakni PR Rato Ebuh mendatangkan alat berat berupa Eskavator untuk mengeruk terumbu karang dan pasir di wilayah tersebut.

Sebelumnya, saat perahu mau menyandar timbul kesulitan. Sebab tingginya terumbu karang di area tersebut bukan hanya menjadi kendala keluar masuk perahu, melainkan mengakibatkan kerusakan.

Baca Juga:  Amankan Pertandingan Sepak Bola, Polsek Tandes Terjunkan 45 Personel

“Setiap tahun pasti ada perahu yang mengalami kerusakan fatal akibat tersandung,” kata Bambang Sutrisno warga setempat, Rabu (19/01/2020)

Lanjut Bambang sebelumnya banyak pihak meninjau lokasi tersebut mulai dari pemerintah kabupaten Hinga Gubenur. Namun tidak ada kejelasan.

“Mulai dari pemkab hingga Gubenur sempat meninjau ke lokasi langsung, namun tidak ada kejelasan,” kata dia.

Menurutnya, perusahaan rokok ini memfasilitasi keinginan masyarakat dengan menanggung biaya mulai dari mobilisasi hingga ongkos. Sedangkan untuk biaya solar dan makan masyarakat patungan atau secara swadaya

Baca Juga:  Tabung Gas Bocor, Rumah Tunanetra di Bondowoso Jadi Arang

“Intinya mas kalau tidak di tanggung H. MOH TUFIKURRAHMAN S.sos . PR : RATOH EBUH ini tidak akan terlaksana, Mobilisasi Hinga ongkos Eskavator ditanggung penuh oleh Cv Rato Ebuh, Kalau biaya makan dan BBM ditanggung para nelayan dengan patungan,” jelasnya.

Imam salah manajemen PR Rato Ebuh di lokasi mengatakan, aktivitas tersebut diprediksi akan selesai kurang lebih 5 hari ke depan, pasangan surut air laut menjadi kendala, sehingga Eskavator tidak bisa bekerja secara total.

“Pasang surut air menjadi kendala sehingga urukan hanya bisa di kerjakan mulai dari jam 5 pagi hinga jam 10 siang,” katanya.

Baca Juga:  Sejumlah Pejabat dan Kapolres di Polda Jatim Dimutasi

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru