DPKH Probolinggo Distribusikan Hibah Sapi Bakalan Cross Jantan

- Admin

Selasa, 26 Oktober 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (DPKH) Kabupaten Probolinggo mendistribusikan hibah sapi bakalan cross jantan kepada 7 (tujuh) kelompok tani (poktan).

Tujuh kelompok tani ini tersebar di 6 (enam) desa di 4 (empat) kecamatan di Kabupaten Probolinggo. Yakni, Desa Klaseman Kecamatan Gending, Desa Krobungan Kecamatan Krucil, Desa Alassapi dan Tarokan Kecamatan Banyuanyar serta Desa Puspan dan Desa Maron Kulon Kecamatan Maron.

“Alhamdulillah kita telah melakukan droping hibah sapi bakalan cross jantan kepada poktan-poktan yang sudah sesuai dengan kriteria. Kebetulan saya turun langsung untuk memberikan hibah dan menanyakan bagaimana ke depannya hibah sapi bakalan cross jantan ini,” kata Kepala DPKH Kabupaten Probolinggo Yahyadi.

Baca Juga:  Terpeleset Saat Swafoto, Seorang Wanita Terjatuh di Rumah Makan Asela Camplong

Menurut Yahyadi, dari 7 kelompok itu nantiya ada 24 anak kandang yang merupakan anggota kelompok tani dan kebetulan mempunyai anak muda dari kelompok milenial. Nantinya mereka yang akan mengelola dari 41 ekor sapi bakalan cross jantan secara bersama-sama dengan sistem komunal.

“Dalam sistem komunal ini ada yang satu kelompok 4 ekor dan dianak kandangnya ada yang dikelola oleh 3 anggota. Hibah sapi bakalan cross jantan ini merupakan program prioritas dari Bupati Probolinggo tahun 2021 sebagai upaya fokus penurunan kemiskinan. Saya mempunyai program menurunkan angka kemiskinan melalui kegiatan peternakan dengan memberikan hibah kepada kelompok tani yang betul-betul sudah tahu tentang beternak,” jelasnya.

Baca Juga:  Satgas Penanganan Covid 19 Kabupaten Probolinggo Kunjungi PT. Eka Cipta Prima

Dari hasil survey yang dilakukan di lapangan terang Yahyadi, para anggota kelompok tani dari kalangan pemuda milenial ini sudah memahami tentang program tersebut. Sebab program ini harus berkembang dan tidak boleh mati serta tidak boleh dijual.

“Hasil survey langsung kepada anak kandang tersebut menyatakan bahwa program peternakan ini menggunakan sistem gaduh. Berarti 50 persen untuk pengelola operasional kelompok dan 50 persen untuk pengembangan. Jadi yang di pengembangan ini akan digulirkan oleh kelompok tani kepada KK miskin. Karena tujuannya adalah untuk menurunkan angka kemiskinan,” terangnya.

Baca Juga:  Oknum ASN di Sampang Diperkarakan Lantaran Diduga Cabuli Bocah SD

Yahyadi menjelaskan droping sapi bakalan cross jantan ini dialokasikan sesuai dengan proposal-proposal yang masuk ke Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo. Hingga ini semuanya sudah clear dan diterima oleh para kelompok tani penerima manfaat.

“Semuanya sudah clear dalam hal pengelolaannya, baik pakan maupun pemeliharaannya yang berhubungan dengan pembuangan kotoran-kotorannya dan lainnya. Mudah-mudahan kegiatan yang kita laksanakan ini selalu mendapatkan ridho, barokah, petunjuk dan yang lainnya dari Allah SWT. Aamiin,” harapnya.

Berita Terkait

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25
Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026
Rayakan HUT RI ke-81, Pemkab Bojonegoro Beri Tali Asih untuk Veteran Kemerdekaan
Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 22:03 WIB

APBD Perubahan Bojonegoro 2026 Disepakati, Setyo Wahono Minta Perangkat Daerah Hindari Proyek Mangkrak

Kamis, 6 Agustus 2026 - 08:22 WIB

Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:18 WIB

Pembangunan Bendungan Karangnongko Deadlock, DPRD Bojonegoro Desak Pucuk Pimpinan dan APH Turun Tangan

Kamis, 23 Juli 2026 - 05:15 WIB

Bupati Setyo Wahono Ajak Media Gaungkan Layanan Unggulan RSUD dan Rencana Kampus UB di Bojonegoro

Rabu, 22 Juli 2026 - 16:47 WIB

Dukung Ketahanan Pangan, Pemkab Bojonegoro Salurkan Bantuan Sarana Prasarana Pertanian

Jumat, 17 Juli 2026 - 17:57 WIB

Bupati Bojonegoro: Koperasi Modern Harus Jadi Penyerap Utama Hasil Bumi, Bukan Sekadar Papan Nama

Rabu, 8 Juli 2026 - 10:51 WIB

Meski Pendapatan Lampaui Target, DPRD Bojonegoro Soroti DBH Migas hingga Program Gayatri

Berita Terbaru