Tingkatkan Herd Immunity, Aliansi Musik Sampang Minta para Musisi dan Penyanyi Ikut Vaksin

- Admin

Minggu, 15 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id Sejumlah seniman musik di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur yang tergabung dalam Aliansi Musik Sampang (AMS) menggelar pertemuan di Perum Barisan Indah pada Sabtu (14/08/2021) sekitar pukul 19.00 WIB.

Informasi yang diterima kontributor suarabangsa.co.id, pertemuan yang dihadiri oleh Plt Kepala Disporabudpar H Marnilem dan sejumlah seniman senior di Kota Bahari itu membahas persiapan vaksinasi bagi para musisi dan penyanyi.

Ustad Syafiih, salah satu seniman senior mengatakan, bahwa vaksinasi untuk seniman ini sebagai ikhtiar. Sebab, selama pandemi, para seniman benar-benar terdampak. Ingar-bingar pertunjukan padam sehingga dengan vaksin ini ada harapan agar dunia seni bisa pulih.

“Ya mudah-mudahan dunia seni musik pulih. Kan ikhtiar bareng. Semua orang berikthiar dan kami para pelaku seni yang tergabung dalam AMS ini sepakat di vaksin Covid-19, hal itu juga dalam rangka ikut mendukung program pemerintah memutus mata rantai penyebaran Covid-19 ini,” katanya saat dikonfirmasi wartawan.

Baca Juga:  Tradisi Menikah di Bulan Haji, Sejumlah Pasangan di Sampang Lepas Masa Lajang

Pimpinan Orkes Gambus Al-Ifrah itu juga menjelaskan, jika saat ini pihaknya tengah mendata ratusan musisi dan penyanyi yang bakal mendapat vaksinasi Covid-19.

“Ini juga bagian dari tindaklanjut kami, saat bertemu dan diskusi bersama pak Sekda beberapa hari lalu. Pak Sekda sangat kooperatif, akrab,” ujar pelantun Binih Duwek itu.

Menurutnya, ide dan PR dari Sekda Sampang H Yuliadi Setiyawan menjadi sebuah tantangan para seniman. Sebab, selama ini belum ada kesepakatan bersama antar seniman tentang tata cara penyelenggaraan hiburan sesuai protokol kesehatan.

“Kami curhat terkait nasib seniman ditengah pandemi, ternyata Pak Sekda ngasih ide sekaligus PR untuk kita. Kita kumpul dulu, gimana kesepakatan kita sebagai seniman. Tantangannya, bisa tidak kita mengadakan konser dengan protokol kesehatan yang ketat,” kisah Ust Syafiih.

Baca Juga:  Aksi Heroik Kapolsek Pangarengan Sampang Kejar-kejaran Tangkap Penjambret dengan Mobil Patroli

Dia berharap, dengan adanya vaksin ini menjadi angin segar agar pemerintah daerah bisa memberikan kelonggaran untuk mengadakan pertunjukan. Mereka berjanji akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Semoga kami diberikan kelonggaran untuk manggung, setidaknya bisa membuat para seniman musik hidup kembali. Kami pun siap membudayakan prokes sebagai kebutuhan,” harapnya.

Dia juga mengingatkan kepada para seniman musik untuk selalu menerapkan protokol kesehatan agar semua yang disampaikan ke pemerintah daerah dapat diakomodasi dengan baik.

“Oleh sebab itu bagi para pemusik atau seniman yang belum tergabung dengan AMS diharapkan bisa bergabung, guna memudahkan dalam koordinasi dan penyampaian informasi,” ujar Ust Syafi’ih memungkasi.

Rencana vaksinasi bagi para seniman musik yang tergabung dalam AMS tersebut, diapresiasi oleh Plt Kepala Disporabudpar H Marnilem. Ia sangat mendukung langkah yang diambil AMS untuk turut serta mendukung pemerintah dalam mempercepat proses vaksinasi Covid-19.

Baca Juga:  Depresi Ditinggal Istri, Bridin Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai Robatal Sampang

“Kami mengucapkan terima kasih atas inisiatif AMS yang siap mendukung pemerintah daerah untuk mempercepat proses vaksinasi,” kata pria yang juga ketua PAMMI Kabupaten Sampang itu.

Untuk vaksinasi para seniman musik tersebut, kata dia, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan setempat. Marnilem juga mengajak para seniman duduk bersama dan berkoordinasi tentang penerapan prokes ketat dalam setiap event hiburan.

“Jika bisa dilakukan, maka potensi para seniman kembali manggung akan sangat tinggi. Apalagi, hal itu didukung dengan kondisi PPKM di Sampang berada pada Level dua, tapi harus prokesnya benar-benar dijaga ketat,” tandas Marnilem.

Berita Terkait

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi
​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro
Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo
Pameran Wilbex Vol 2 2026 Surabaya Resmi Dibuka, Pengunjung Penuhi Lokasi Sejak Pagi
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 19:48 WIB

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Jumat, 11 September 2026 - 22:17 WIB

​Wabup Nurul Azizah Tegaskan Pentingnya Memahami Sejarah Maritim dan Kolonial Bojonegoro

Selasa, 8 September 2026 - 10:23 WIB

Goyang New Karista hingga UMKM Laris Manis, Kolaborasi Pemuda dan BKN Meriahkan Tanjungharjo

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 14:57 WIB

Hadir 3 September di Surabaya, Wilbex 2026 Vol 2 Siapkan Ruang Eksplorasi Anak

Rabu, 26 Agustus 2026 - 19:32 WIB

Semarak Merah Putih Kemerdekaan RI, Cara BRI Angkat Ekonomi Desa Doudo Gresik

Minggu, 23 Agustus 2026 - 20:12 WIB

DPC Demokrat Bojonegoro Serap Aspirasi Warga dalam Reses dan Perayaan HUT ke-25

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 22:10 WIB

Reog hingga Kambing Meriahkan Malam Puncak Voli Antar-RT di Desa Ngampel Kapas Bojonegoro

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:39 WIB

DPRD Sumenep Gelar Paripurna Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Perubahan Tahun Anggaran 2026

Berita Terbaru

Mimi Owner SRJ Rogojampi

Daerah

Ramaikan CFD, Tim SRJ Gowes ke Songgon Banyuwangi

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:48 WIB