BLT Dana Desa Tak Kunjung Cair, KPM Sebut DPMD Sampang Tak Becus Bekerja

- Admin

Kamis, 12 Agustus 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Harapan besar penerima bantuan langsung tunai (BLT) bersumber dari dana desa (DD) di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur kembali pupus. Itu setelah jatah mereka yang harus diterima sampai saat ini belum juga ada kepastian.

Padahal, bantuan sebagai stimulus di tengah pandemi Covid-19 yang tidak kunjung membaik ini sebagai tumpuhan para keluarga penerima manfaat (KPM). Utamanya, di masa PPKM saat ini. Sehingga nasib mereka sejauh ini masih gigit jari.

Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 222 Tahun 2020, BLT DD sedianya harus diberikan pada KPM berlangsung selama 12 bulan. Setiap bulan menerima Rp 300 ribu per KPM.

Salah satu warga Kecamatan Robatal Zaini (45) meluapkan kekecewaannya atas bantuan yang tak kunjung turun itu. Menurutnya, molornya penyaluran BLT DD membuatnya geram.

Baca Juga:  BNNP Jatim Musnahkan Barang Bukti Narkotika Jenis Sabu-Sabu dan Ganja di Sampang

Saat ini, kata dia, para KPM sangat membutuhkan dana tersebut untuk tambahan biaya hidup ditengah pandemi Covid-19.

“Jika belum juga ada kejelasan kapan bantuan ini dicairkan, maka kami bersama perwakilan KPM dari masing-masing Desa se-Kecamatan Robatal akan menggelar aksi demonstrasi ke DPMD Sampang,” ujarnya, sebagaimana dilansir di salah satu media online pada Kamis (12/08/21).

Zaini mengungkapkan, bahwa aksi itu nantinya akan diikuti massa sekitar 200 orang dengan maksud dan tujuan untuk mempertanyakan molornya penyaluran bantuan tersebut.

“Selain itu, kami juga akan mempertanyakan bunga dari dana BLT DD yang disimpan di Bank, prosesnya seperti apa ? Karena, KPM BLT DD di Sampang jumlahnya kurang lebih 37.583 orang,” pungkas Zaini.

Baca Juga:  Kades Banjar Talela Camplong Rela Gunakan Dana Pribadi Demi Bangun Jalan Baru untuk Warganya

Selain Zaini, Abdur Rohim, warga Kecamatan Camplong pun mengaku kecewa karena bantuan dana itu tak kunjung dicairkan. Dirinya menilai, bahwa pihak DPMD lalai dan gagal dalam menjalankan tugasnya.

“Jadi apa saja yang dilakukan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) selama ini, mengurus dana BLT-DD saja tak becus,” ujar Rohim singkat.

Menanggapi hal itu, Plt Kepala DPMD Kabupaten Sampang Chalilurrahman mengaku, alasan pihaknya tidak segera bergerak untuk melanjutkan penyaluran BLT-DD karena terkendala di pemindah bukuan.

Proses pemindahan tersebut, kata Chalilurrahman, dari rekening Bank BRI ke Bank Jatim dan terakhir ke Bank tampung di rekening Bank Sampang (BAS).

Baca Juga:  Niat Hati Ingin Nyalip, Seorang Pelajar Malah Hantam Mobil di Jalan Raya Jrengik Sampang

Tapi, lanjutnya, dalam Minggu ini, pihaknya berencana akan mencairkan tiga bulan sekaligus. Yaitu bulan Maret, April dan Mei.

“Terkait lambannya proses penyaluran BLT DD sudah kami sampaikan ke Bupati, karena lama di pembuatan rekening KPM. Makanya, kita agak telat cair karena lama di perpindahan dari Bank ke Bank,” ujar pria yang akrab disapa Rahman.

Sebelumnya, kata Rahman, pihak PT BPRS BAS yang saat ini berganti nama menjadi Bank Sampang dan pegawai DPMD sempat lockdown akibat Covid-19. Sehingga, kondisi itu mau tidak mau membuat penyaluran BLT-DD tersendat.

“Dalam waktu dekat, diupayakan sudah dijadwal. Mudah-mudahan hari Sabtu mendatang bisa disalurkan,” tandas pria yang saat ini aktif menjabat Kabag Barjas Setda Sampang itu.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Sumenep Gelar Paripurna Pengesahan APBD 2027
Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan
Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru