Anggota Pramuka SBH di Probolinggo Ikuti Vaksinasi

- Admin

Kamis, 22 Juli 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dalam rangka mendukung program percepatan vaksinasi bagi anak-anak pelajar (remaja), vaksinasi juga diberikan kepada anggota pramuka Saka Bakti Husada (SBH) agar terhindar dari penularan virus Covid-19 khususnya varian baru Delta, Rabu (21/7/2021) di Puskesmas Dringu.

Sebanyak 9 (sembilan) anggota SBH Dringu atas keinginan sendiri melakukan vaksin Sinovac dosis pertama dan nantinya berlanjut untuk menerima vaksin dosis kedua sesuai aturan yang ditentukan oleh petugas vaksinasi Puskesmas Dringu. Vaksinasi bagi para pelajar/remaja sangat penting untuk meningkatkan kekebalan komunal atau herd immunity.

Baca Juga:  Silahturahmi Kebangsaan Gus Miftah dan Aftershin, juga Dihadiri Calon Bupati dari Gerindra

SBH gerakan kepramukaan berperan membantu meningkatkan pembangunan dalam bidang kesehatan selayaknya untuk mendapatkan vaksinasi karena masih tergolong usia 12-17 tahun. Proses vaksinasi untuk sembilan anggota SBH Pramuka telah berjalan dengan baik dan lancar serta mematuhi protokol kesehatan.

Kepala Puskesmas Dringu drg. Reni Meutia menjelaskan pelaksanaan vaksinasi bagi anak-anak pelajar/remaja usia 12-17 tahun ini sangat penting dalam mendukung program pendidikan, sehingga kesehatan anak pelajar/remaja tetap terjaga dan juga dapat menekan angka penularan virus Covid-19 serta dapat mencegah munculnya gejala gejala berat Covid-19.

Baca Juga:  Oknum Guru di Bojonegoro Berbuat Cabul, Pengurus Yayasan Minta Maaf

“Setelah divaksin dosis pertama dan dosis kedua, protokol kesehatan tetap dilaksanakan yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun dan air mengalir, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilisasi dan interaksi,” ungkapnya.

Ildan Danul Syahroni, salah satu anggota SBH Dringu menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Probolinggo yang telah memberikan vaksin kepada anggota SBH.

“Untuk anak-anak pelajar/remaja usia 12-17 tahun segeralah vaksin. Vaksin kekebalan komunal atau herd immunity sangat bermanfaat untuk dapat menjaga kesehatan dan mencegah penularan virus Covid-19,” katanya.

Baca Juga:  Disperindag Probolinggo Datangi 3 Distributor Minyak Goreng

Berita Terkait

Pembangunan KDKMP Meddelan Lenteng Sumenep Mendapat Sorotan, Tak Sesuai Spek?
INKADHA dan BAZNAS Sumenep Bersinergi, Perkuat Pendidikan dan Pemberdayaan Ekonomi Umat
Seorang Pria di Longos Sumenep Ditemukan Meninggal, Diduga Gantung Diri
Ribuan Warga Hadiri Tasyakuran Cucu Pertama Ketua Koperasi Kareb Bojonegoro, H. Sutrisno Bagikan 1000 Paket Sembako
DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga
Banyak Kepala OPD Absen di Rapat Strategis KUA-PPAS, DPRD Sumenep Kecewa Berat
Perwakilan Kodim Sumenep Tidak Hadiri FGD Tentang Pembangunan KDKMP, Peserta Kecewa
Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:04 WIB

DVI Polda Jatim Serahkan Seluruh Jenazah Korban KM Mutiara Sentosa II Kepada Keluarga

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Jumat, 6 Maret 2026 - 14:33 WIB

Gara-gara Mercon, Warga Batuputih Gagal Rayakan Lebaran, Rumah Luluh Lantak

Sabtu, 28 Februari 2026 - 23:04 WIB

Dilaporkan Hilang, Seorang Anak di Bojonegoro Ditemukan Meninggal di Bekas Tambak

Jumat, 16 Januari 2026 - 16:16 WIB

Soal Limbah di Persawahan, Kapolsek Dander Bojonegoro Turun Langsung Turun

Rabu, 7 Januari 2026 - 03:55 WIB

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan

Berita Terbaru