Pemkab Probolinggo Gelar Gowes Bike To Work

- Admin

Jumat, 4 Juni 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Dalam rangka Hari Sepeda Sedunia tahun 2021, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Probolinggo menggelar gowes bersama bertajuk “Bike To Work”, Kamis (3/6/2021) pagi.

Gowes bersama itu dimulai dari Pendopo Kabupaten Probolinggo Kota Probolinggo menuju ke Alun-alun Kota Kraksaan dengan kostum ala karnaval berupa pakaian adat daerah/nasional/unik.

Bike To Work yang dilaksanakan di masa pandemi Covid-19 ini menerapkan protokol kesehatan secara ketat mulai dari memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir atau hand sanitizer, menjaga jarak dan lain sebagainya.

Kegiatan ini diikuti oleh 150 orang peserta dan dibagi dalam beberapa regu untuk menghindari kerumunan. Setiap regu berbanjar dua ke belakang sebanyak 10 baris dengan jarak 1,5 meter. Selisih jarak waktu keberangkatan antar regu sekitar 5 menit.

Hal ini dilakukan untuk menghindari terjadinya kerumunan. Peserta regu tidak boleh mendahului regu di depannya dan tidak lupa memakai masker.

Baca Juga:  Bersama PMI Jatim, Pemkab Probolinggo Terjunkan Kendaraan Bermuatan 5000 Liter Disinfektan

“Bike To Work ini merupakan inisiatif dari Pemerintah Kabupaten Probolinggo dalam rangka memperingati Hari Sepeda Sedunia. Bike To Work artinya bekerja dengan bersepeda. Hal ni mau digalakkan secara bertahap bersepeda ke tempat kerja,” ujar Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Probolinggo Ugas Irwanto.

Menurut Ugas, dalam suasana pandemi ini, ayo tetap menjaga kesehatan. Yang paling gampang ini memang bersepeda atau gowes. Kadang-kadang memulai bersepeda sendiri itu malas sekali.

“Oleh karenanya kita mengajak bareng-bareng. Tidak menyangka banyak dari Bapak Ibu sekalian para peserta ternyata yang kuat. Karena walaupun setengah dipaksa tapi kalau beramai-ramai semangat tetap ada,” tegasnya.

Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Probolinggo H. Soeparwiyono mengaku sangat bersyukur karena kegiatan gowes bersama dalam rangka Hari Sepeda Sedunia ini sudah bisa terlaksana dengan baik. Semua peserta bisa mengikuti dengan baik sesuai dengan tata tertib yang sudah ditetapkan.

Baca Juga:  Bupati Bojonegoro Akan Tutup Toko Modern Ilegal yang Bandel

“Insya Allah semuanya sampai di garis finis di Alun-alun Kota Kraksaan. Jadi kita prediksi mungkin di jalan ada yang berhenti karena kecapekan, tapi semuanya dari seluruh peserta bisa sampai semuanya,” katanya.

Yang paling unik lagi jelas Sekda Soeparwiyono, pakaiannya ini beragam sesuai dengan suku dan adat yang ada di Indonesia. Memang kalau bersepeda dengan pakaian adat ini agak sedikit susah, tetapi semuanya bisa dilaksanakan sebaik mungkin. Termasuk tata tertib maupun protokol kesehatannya bisa diterapkan dengan baik.

“Oleh karena itu, mewakili Ibu Bupati saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh peserta, termasuk kepada yang mensupport kegiatan ini baik itu dari Bank Jatim, Bulog, PDAM dan teman-teman media,” tegasnya.

Baca Juga:  Ratusan ASN di Probolinggo Terima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya

Dalam rangka untuk mengantisipasi dan mengendalikan penyebaran Covid-19 ini terang Sekda Soeparwiyono, di samping melaksanakan prokes, salah satu yang terpenting adalah bagaimana tetap berusaha mempertahankan kesehatan tubuh dengan berolahraga. Oleh karena itu seluruh ASN dihimbau sebelum masuk kerja dibiasakan setiap pagi senam dan berjemur kurang lebih 10-15 menit.

“Demikian pula kepada seluruh masyarakat, di samping melaksanakan prokes harapan saya juga sering-sering melaksanakan olahraga. Kalau petani sudah terbiasa ke sawah itu hampir sama dengan olahraga. Untuk yang profesi-profesi yang lain harapan saya sering-sering bergerak olahraga. Karena ini penting untuk mempertahankan imun tubuh kita,” pungkasnya.

Berita Terkait

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan
Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal
Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP
Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini
PT BPR Bojonegoro Bungkam Soal Anggaran Konser Rp1,1 Miliar
Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan
Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah
Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 19:05 WIB

Tukang Sapu SPBU Glagahwangi Bojonegoro yang Pernah Viral Kena PHK, Dituduh Gelapkan Uang Perusahaan

Rabu, 13 Mei 2026 - 09:39 WIB

Koperasi Desa Merah Putih Desa Ngampel, Utamakan Pengurus dan Pengelola Warga Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:43 WIB

Bupati Bojonegoro Dampingi Wakil Panglima TNI Tinjau Kesiapan Peluncuran KDMP

Senin, 11 Mei 2026 - 17:50 WIB

Sering Jadi Penyebab Laka, Polsek kota dan Damkar Bojonegoro Lakukan Ini

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:22 WIB

Warga Manfaatkan Gudang KDKMP Grebegan untuk Senam, Kades: Upaya Meramaikan KDMP ke Depan

Sabtu, 9 Mei 2026 - 17:20 WIB

Dukung BUMD Pangan Bojonegoro, Eko Wahyudi: Jadi Instrumen Percepatan Asta Cita di Daerah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 14:16 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Eko Wahyudi Tekankan Sinergi Penyuluh dan Petani di Bojonegoro

Kamis, 7 Mei 2026 - 23:58 WIB

Menguak “Tanah Celengan” di Belun, dari Pengakuan Ahli Waris dan Sikap Kadin PMD “Buang Badan” terkait kasus Belun

Berita Terbaru

Politik

Menjelang Muscab PPP Bojonegoro, Suhu Politik Memanas

Senin, 11 Mei 2026 - 16:27 WIB