Pengasuh Ponpes Rofi’atul Islam Probolinggo Ikuti PK 2021

- Admin

Jumat, 2 April 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PROBOLINGGO, SUARABANGSA.co.id – Pengasuh Pondok Pesantren Rofi’atul Islam KH. Munir Kholili didampingi istri Hj Rosidah mengikuti Pendataan Keluarga (PK) 2021 secara simbolis oleh petugas pendata dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Probolinggo, Jum’at (2/4/2021) pagi.

Pendataan Keluarga 2021 terhadap Ketua Umum Mejelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Probolinggo ini sekaligus untuk mewakili kalangan tokoh agama di wilayah Kabupaten Probolinggo. Pendataan ini dilaksanakan di rumah kediamannya di Dusun Krajan Desa Sentong Kecamatan Krejengan.

Turut mendampingi petugas pendata dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Pengendalian Penduduk, Penyuluhan dan Penggerakan DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Liliek Ekowati, Kasi Pengendalian Penduduk dan Informasi Keluarga DPPKB Kabupaten Probolinggo Raditya Utomo serta Camat Krejengan Doddy Kurniawan.

Baca Juga:  Lama Rusak, Akhirnya Jalan Desa Wangkal Probolinggo Diperbaiki

KH. Munir Kholili mengaku sangat senang bisa turut serta dalam rangka mensukseskan agenda nasional Pendataan Keluarga 2021 yang dilakukan oleh BKKBN dalam hal ini DPPKB Kabupaten Probolinggo.

“Kami sadar bahwa data ini sangat penting dan nantinya akan menjadi dasar bagi pemerintah dalam merumuskan kebijakan-kebijakan terkait kesehatan masyarakat, khusus di Kabupaten Probolinggo,” kata ulama penggemar burung perkutut ini.

“Saya mengajak kepada semua elemen masyarakat untuk turut serta dalam mensukseskan pelaksanaan Pendataan Keluarga 2021 yang dilakukan oleh kader yang ada di desa maupun kelurahan di Kabupaten Probolinggo,” imbuhnya.

Baca Juga:  Dinkes Probolinggo Berikan Pendampingan MMPP

Sementara Kepala DPPKB Kabupaten Probolinggo dr. Anang Budi Yoelijanto melalui Kasi Pengendalian Penduduk dan Informasi Keluarga Raditya Utomo mengemukakan bahwa hari pertama pelaksanaan PK 2021 di Kabupaten Probolinggo sedikitnya ada 10.300 keluarga yang telah didata.

Pihaknya optimis Pendataan Keluarga ini akan rampung lebih cepat dari waktu yang telah ditetapkan sebelumnya yakni selama dua bulan mulai1 April sampai 31 Mei 202.

“Kami yakin para kader pendata mampu lebih cepat. Target kami per hari adalah 12.000 data keluarga. Sedangkan sasaran Pendataan Keluarga di Kabupaten Probolinggo adalah 383.551 keluarga. Insyallah kalau tidak ada kendala Pendataan Keluarga ini rampung pada bulan April,” tegas Radit.

Baca Juga:  Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Serahkan Bantuan Alsintan Bagi Gapoktan

“Adanya tambahan variabel stunting pada pendataan kali ini juga tidak menyulitkan kami, karena tugas kader dalam hal ini adalah mengcopy data yang terdapat pada buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang biasanya dimiliki oleh ibu hamil dan balita,” pungkasnya.

Berita Terkait

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain
KDKMP di Sumenep Disorot, DPRD Singgung Lelang, Kepala Desa Minta Dilibatkan
Amos Gelar FGD Bertajuk ‘Pembangunan KDKMP: Antara Bisnis atau Proyek?’, Soroti Tatakelola
Sahkan Perda Pariwisata dan Kabupaten Layak Anak, Bupati Bojonegoro: Bukti Sinergi Kuat Pemkab dan DPRD
Terima Penghargaan di Malang, Cantika Wahono Beberkan Kunci Sukses Inovasi PKK Bojonegoro
Peringati Harkopnas ke-79, Pasar Wisata Bojonegoro Dipadati Ribuan Peserta Jalan Sehat
Bupati Setyo Wahono Lepas Jalan Sehat Harkopnas: Koperasi Pilar Utama Ekonomi Bojonegoro
Lewat Program IVF Morula Surabaya, Pasutri Sumenep Akhirnya Miliki Bayi Kembar Setelah 22 Tahun

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:24 WIB

Dua Jenazah Korban KMP Mutiara Sentosa II Diserahkan ke Keluarga, Tim DVI Lanjutkan Identifikasi Korban Lain

Kamis, 2 Juli 2026 - 14:28 WIB

Ribuan Relawan MBG di Pamekasan Gelar Aksi, Dukung Keberlanjutan MBG

Senin, 22 Juni 2026 - 20:13 WIB

Demo Program MBG di Bojonegoro, Massa Desak KPK Turun Tangan, DPRD Ancam Tutup Dapur Nakal

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:27 WIB

PPIH Bantah Tiga Jemaah Haji Kloter 77 asal Sumenep Terlantar di Madinah

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:20 WIB

Sejumlah Jemaah Haji Asal Sumenep Dikabarkan Terlantar di Madinah

Sabtu, 11 April 2026 - 17:34 WIB

BEM Malang Raya Turun Jalan, Tuntut Kasus Penyiraman Air Keras Harus Diproses Secara Adil Tanpa Kompromi

Kamis, 9 April 2026 - 18:17 WIB

Aliansi Mahasiswa Dan Masyarakat Sipil Datangi Istana Merdeka, Sampaikan 3 Tuntutan Kepada Presiden RI

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:00 WIB

Gandeng Komdigi, Wihadi Wiyanto Bawa Program Literasi Digital dan Biometrik ke Bojonegoro-Tuban untuk Perangi Scamming

Berita Terbaru