Cabut Colokan Listrik di Rumah, Pria di Sampang Tewas Kesetrum

- Admin

Rabu, 24 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Musleh warga Desa Taman, Kecamatan Jrengik, Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur tewas kesetrum. Korban kesetrum di rumahnya sendiri pada Selasa (23/01/2021) kemarin.

Informasi yang dihimpun suarabangsa.co.id, Musleh ditemukan meninggal dunia oleh anaknya yang bernama Mustofa dalam keadaan lemas dan terkapar hingga tidak sadarkan diri sekitar pukul 14.30 WIB.

Sebelum dinyatakan meninggal, korban mulanya hendak memindahkan colokan listrik dari ruang kamar tengah ke kamar tamu, yang rencananya akan dipasang di dekat televisinya.

Kapolsek Jrengik AKP Sukadi menyampaikan bahwa peristiwa kesetrum listrik yang mengakibatkan korban meninggal dunia itu terjadi saat korban pulang dari penggilingan padi.

Baca Juga:  Bupati Probolinggo Serahkan Sertifikat Tanah pada Warga Sariwani

“Saat itu, korban membawa nasi untuk dimakan bersama anaknya. Setelah makan korban kemudian mencabut dan memindahkan colokan listrik,” kata Sukadi, Rabu (24/03/2021).

Menurut keterangan saksi, kata Sukadi, setelah korban mencabut dan memindahkan colokan listrik tersebut. Kemudian colokan listrik itu dilempar untuk melintasi plafon yang ada di ruang tamunya.

“Tanpa sadar korban langsung memegang colokan yang teraliri listrik itu. Saat itu korban sempat meminta tolong ke anaknya untuk mencabut colokan yang ada di dapur sebelah rumah, namun korban seketika tergeletak tidak sadarkan diri dan meninggal dunia,” ungkapnya.

Baca Juga:  Unggah Foto 'Banjir Darah', Kediaman Youtuber Asal Banyuates Sampang Didatangi Polisi

Lebih lanjut, Sukadi menegaskan, sementara dugaan dari peristiwa ini karena kecelakaan sendiri dan tidak ada unsur kesengajaan.

“Kami hanya melakukan olah TKP dan memintai keterangan pihak yang ada di rumah, tidak ada unsur kesengajaan dalam peristiwa ini,” pungkas Sukadi.

Untuk diketahui, saksi dari kejadian itu adalah Kepala Desa Taman, perangkat Desa Taman, tokoh masyarakat, para keluarga korban, Bripka Zally Okta Domi S dan Bripda Abdillah Satar.

Berita Terkait

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional
Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:49 WIB

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Rabu, 30 September 2026 - 13:25 WIB

Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terbaru

Daerah

Raker 2027, SMSI Sumenep Bidik Media Lokal Go Nasional

Senin, 5 Okt 2026 - 20:49 WIB