Tingkatkan Prekonomian, Pemdes Klompang Timur Budidaya Alpukat Jumbo Markus

- Admin

Rabu, 3 Maret 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PAMEKASAN, SUARABANGSA.co.id – Demi menjawab keluhan warganya terkait perekonomian, Kepala Desa Klompang Timur, Kecamatan Pakong, Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur, Budidayakan buah Alpukat Jumbo jenis Markus.

Hal itu merupakan ikhtiar serta terobosan Pemdes Klompang Timur, demi meningkatkan perekonomian warga Desa setempat.

Kepala Desa Klompang Timur Erfan Efendi, mengatakan bahwa dirinya memilih membudidayakan buah Alpukat, karena rata-rata warga setempat berprofesi sebagai petani, dan tanah di Desanya juga cocok untuk tanam pohon Alpukat.

“Buah Alpukat Jumbo jenis Markus ini memiliki prospek yang luar biasa, selain tidak banyak menguras tenaga dalam perawatannya, juga hasil buahnya yang fantastis mencapai berat hingga 1,5 kg perbuah,” terangnya.

Baca Juga:  Kodim 0826 Pamekasan Distribusikan 153 Unit Motor Treal Kepada Babinsa

Erfan juga mengatakan jika satu warga memiliki 30 pohon saja, dan satu pohonnya bisa berbuah 100 buah alpukat, serta perbuah memiliki berat 1,5 kg, maka dalam 1 pohon bisa panen mencapai 1,5 kwintal.

Kades muda tersebut semenjak 18 bulan lalu sudah menanam sebanyak 82 pohon Alpukat, dan kemarin, merupakan panen perdana yang ditinjau dan dipetik langsung bersama Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

“Untuk perkilonya kami kasih harga Rp 35.000,” kata Erfan.

Ditanya terkait pasar, Erfan mengatakan sudah siap, dirinya sudah berkoordinasi baik dengan pasar lokal, maupun pasar di luar Negeri.

Baca Juga:  Pokir Anggota DPRD Tergantung APBD Pamekasan

“Sebanyak apapun hasil panen kita nantinya, semua pasar siap membeli, dan kita akan expor ke Jepang, Korea dan Amerika,” ucapnya.

Dirinya juga sudah menyiapkan 1000 bibit pohon alpukat bagi warganya, dan bagi warga luar Desa Klompang timur maupun luar Pamekasan yang berminat.

Sementara menurut Erfan, bibit pohon alpukat sendiri untuk saat ini ia datangkan dari Kota Blitar, tapi nantinya ia bersama warganya akan Budidayakan bibit alpukat sendiri, sehingga tidak lagi membeli dari luar kota dan nantinya bisa menekan harga agar tidak terlalu mahal.

Baca Juga:  Cek Kesiapan Implementasi Kartu Tani, Tim Deputi III Kantor Staf Kepresidenan Kunjungi Dinas Pertanian Sampang

Erfan juga berharap kepada pemerintah kabupaten Pamekasan melalui dinas terkait, agar bisa bekerjasama serta memfasilitasi budidaya pohon alpukat yang ia dan warganya tekuni saat ini.

“Semoga kedepannya Pemkab Pamekasan bisa membantu kami, sehingga nantinya budidaya yang kami tekuni bisa meluas,” tukasnya.

Berita Terkait

Wisata Sumber Grogolan Bojonegoro Diserbu Ribuan Pengunjung, UMKM Ikut Panen Berkah
Gantikan Night Carnival, Festival Sandur dan Pesta Rakyat Meriahkan HJB ke-349
Plat ‘G 1812 AN’ Nyelonong di Pawai Api Abadi, Kapolres Bojonegoro Buka Suara
Peringati HSN 2026, Bupati Bojonegoro Ajak Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas
Ketika Barongsai, Reog, dan Polisi Cilik Menyatu dalam Panggung Hari Santri Bojonegoro
DPRD Bojonegoro Sahkan Perda Perlindungan Perempuan dan Anak
BNC 2026 Batal Digelar: Lebih Baik Uang Rakyat untuk Kemiskinan dan Wisata Desa
Bantu Tekan Angka Kemiskinan, Dirut PT Kareb Alam Sejahtera Terima Penghargaan di HJB ke-349

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:11 WIB

Pimpin Apel Hari Santri, Bupati Sumenep Ingatkan Pentingnya Peran Santri Menjaga Kerukunan Sosial dan Kebudayan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:04 WIB

Fraksi Gerindra DPRD Bojonegoro Beri 5 Catatan APBD 2027

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:01 WIB

Sampaikan Nota Penjelasan Raperda APBD 2027, Bupati Bojonegoro Tekankan Beberapa Poin Ini

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Pemkab Sampang Terus Distribusikan Air Bersih Bagi Warga Terdampak Kekeringan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:36 WIB

DHL Express Perkuat Keamanan Logistik, Surabaya Gateway Kini Bersertifikat TAPA

Rabu, 7 Oktober 2026 - 10:14 WIB

Misteri Kurang Salur ADD : Kepala Bapenda Bojonegoro Ngaku Tak Punya Data 2015–2021

Selasa, 6 Oktober 2026 - 00:36 WIB

Lepas Ketergantungan Migas, Bojonegoro Bidik Agroindustri Lewat 5 Perda Baru

Kamis, 24 September 2026 - 00:38 WIB

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting

Berita Terbaru