Awas, Maling Tabung Elpiji Melon Gentayangan di Rungkut Surabaya

- Admin

Selasa, 15 November 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, SUARABANGSA.co.id– Masyarakat Surabaya, terutama yang tinggal di wilayah Rungkut sekitarnya perlu waspada. Pasalnya, maling tabung elpiji jenis melon atau ukuran 3 kilogram bergentayangan.

Pelaku pencurian kerap menyasar area kos-kosan, karena biasanya dapur berada di luar kamar.

Salah satu korban, SS (45) asal Trenggalek menuturkan, tabung elpiji satu-satunya yang dipakai untuk memasak tiba-tiba raib. Benda tersebut dicuri pada Selasa (15/11/2022) dini hari. Ketika dirinya dan para tetangga kos sedang tertidur lelap.

“Tahu-tahu pas pagi subuh mau memasak kok kompor nggak nyala. Tabung elpijinya hilang,” katanya jengkel.

Baca Juga:  Gandeng Pegadaian Syariah, Persatuan Wartawan Sampang Berikan Santunan pada Anak Yatim Piatu

Rupanya, nasib serupa juga dialami beberapa penghuni kos unit lain di sekitarnya tinggal.

“Penjual tahu campur, pentol juga beberapa hari lalu kehilangan tabung elpiji,” aku dia.

Jika dijumlah, dalam satu wilayah RW 4 Kecamatan Rungkut Kota Surabaya, ia mengatakan sedikitnya terdapat tujuh korban telah kehilangan elpiji selama sebulan terakhir.

Perempuan buruh pabrik rokok ini pun tak menyangka, tabung yang dianggap kurang bernilai jual tersebut justru menjadi incaran maling.

“Kalau dijual itu laku berapa sih, kok tega-teganya. Apa (pelakunya) beli rokok nggak bisa sehingga harus mencuri,” ucapnya prihatin.

Baca Juga:  Tujuh Pengacara Dampingi PC PMII Sumenep

Sementara itu, salah seorang pemilik agen elpiji, Duro mengungkapkan, untuk sebuah tabung elpiji ukuran 3 kilogram di tempatnya dijual seharga Rp 200 ribu.

Lalu ditanya apakah pernah ada warga menjual tabung elpiji melon kepada dirinya, Duro mengelak. Ia mengaku tidak pernah ada yang menawarinya.

“Nggak, nggak pernah ada yang nawari. Kalau aku jual iya, segitu (Rp 200 ribu),” tutupnya.

Berita Terkait

Ironi Angka Kemiskinan Bojonegoro: Data Melandai, Tapi 122 Desa Masih Rentan
Petugasnya Dituding Tidak Sopan, DPRD Sampang Ingatkan Puskesmas Camplong Beri Pelayanan Maksimal
Pasien Mengeluh, Oknum Dokter di Puskesmas Camplong Tak Sopan
Pohon Tumbang Timpa Sekolah dan Puluhan Rumah Warga, Satu Orang Terluka
Kronologi Lengkap Bocah 5 Tahun di Sampang Tewas Tenggelam di Sungai, Ditemukan Meninggal
Banjir Rendam Permukiman Warga, Jalur Poros Hingga Jalan Nasional di Sampang
Pasca Mengalami Pengeroyokan, Pemuda Bojonegoro Ini Alami Gangguan Ingatan
Geger Mayat Tanpa Busana Mengapung di Perairan Pulau Mandangin Sampang

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 23:37 WIB

Polemik Beasiswa di Bojonegoro Tuai Reaksi Keras dari Komisi C DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:51 WIB

Portal Digital DPMPD Bojonegoro dan Data Desa Masih Sulit Diakses, Rakyat Hanya Disuguhi ‘Error’

Selasa, 13 Januari 2026 - 17:40 WIB

Menyoal Akrobat Birokrasi: Beasiswa yang Menguap dan Upaya Mengaburkan Fakta

Selasa, 13 Januari 2026 - 00:37 WIB

EDITORIAL: Ironi Desa Talok, Saat Ego Pemimpin Membakar Nadi Pembangunan

Senin, 12 Januari 2026 - 11:54 WIB

PN Surabaya Tunda Eksekusi Kantor MADAS di Jalan Raya Darmo

Senin, 12 Januari 2026 - 09:58 WIB

Transformasi Kopwan Bojonegoro, Tak Lagi Sekadar Simpan Pinjam, Menuju Motor Ekonomi Desa

Minggu, 11 Januari 2026 - 04:25 WIB

Ironi Cahaya Geratis di Bojonegoro, Stiker sudah Tercentang, Listrik Tak Kunjung Terang

Sabtu, 10 Januari 2026 - 21:24 WIB

Remaja Berumur 13 Tahun Tenggelam di Embung Desa Kedungadem Bojonegoro

Berita Terbaru