Satpol PP Sampang Tertibkan PKL Bermobil di Jalan KH Wachid Hasyim

- Admin

Rabu, 24 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Keberadaan pedagang buah yang menggunakan mobil untuk berjualan juga menjadi target penertiban petugas Satpol PP Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur. Keberadaan pedagang yang biasa disebut sebagai PKL mobil ini banyak beroperasi di Jalan KH Wahid Hasyim.

Berdasarkan pantauan suarabangsa.co.id, para PKL bermobil tersebut berjualan hampir seluruh kebutuhan masyarakat seperti sandang, kuliner, perabot rumah tangga hingga aksesoris handphone. Beberapa pembeli yang melintas tak jarang berhenti di bahu jalan, sehingga mempersempit ruas jalan bagi pengendara lain.

Baca Juga:  Diduga Mengantuk, Pengendara Motor di Torjun Sampang Srempet Mobil Daihatsu Ayla

Kabid Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Sampang, A Taufik dikonfirmasi melalui Kasi Pencegahan, Operasional dan Pengendalian Ketertiban Umum Satpol PP Samsul Mutamam menjelaskan, pihaknya mengumpulkan para pedagang bermobil itu untuk rembuk bersama terkait dengan Pembentukan Paguyuban serta tata letak lokasi tempat berjualan.

“Hal itu untuk menertibkan dan mengatur letak lokasi berjualan para pedagang buah yang menggunakan mobil agar berjualan di sisi selatan jalan semua, supaya rapi dan lebih teratur,” ujar Samsul kepada suarabangsa.co.id, Rabu (24/02/2021).

Samsul mengatakan, selain dianggap menggangu ketertiban, keberadaan PKL mobil tersebut menimbulkan kecemburuan bagi PKL yang biasa menggunakan gerobak. Pasalnya, mereka menganggap hanya PKL gerobak saja yang ditertibkan oleh Satpol PP.

Baca Juga:  Pilkades Serentak 2021 di Sampang Wajib Patuhi Protokol Kesehatan

“Keberadaan PKL mobil ini berjualan tidak pada tempatnya. Intinya mereka yang melanggar akan kita tertibkan,” ungkap Samsul.

Menurut Samsul, pihaknya menyarankan agar para PKL bermobil itu membentuk Paguyuban untuk memudahkan koordinasi penertiban.

“Tadi sudah kita buatkan surat pernyataan dari para pedagang buah yang menggunakan mobil itu sebagai dasar penertiban dan penindakan,” tandasnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru