Petani Bawang Merah di Banjar Talela Camplong Terancam Gagal Panen, Begini Kata Kadis Pertanian Sampang

- Admin

Rabu, 3 Februari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Kepala Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Sampang Suyono, menjelaskan areal pertanaman program bawang merah di Desa Banjar Talela, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, yang terancam gagal panen disebabkan karena pengaruh kelembaban tanah.

“Kemungkinan itu akibat dari pengaruh kelembaban tanah yang tidak stabil,” jelasnya saat dikonfirmasi suarabangsa.co.id di ruang kerjanya pada Rabu (03/02/2021).

Dikatakan, pemeliharaan yang kurang intensif dan tekhnis perawatannya yang kurang mengikuti anjuran serta struktur tanah liat, sehingga pertumbuhan tanaman terhambat. Kondisi ini diperparah adalah penyakit fusarium.

Baca Juga:  Sejumlah Pejabat Utama di Polres Sumenep Dirotasi

“Kedepan kami harus lebih selektif dan memperbanyak sosialisasi pada petani serta memperkuat pengawalan dan pendampingan,” tegas dia.

Suyono menambahkan, dari seluruh areal pertanaman program bawang merah, tidak semua gagal panen, seperti halnya petani bawang merah di wilayah Kecamatan Sokobanah, kebetulan hanya kelompok tani di Desa Banjar Talela yang kurang berhasil.

“Alhamdulillah kelompok tani lain seperti di wilayah Sokobanah sukses bertani bawang merah di lahan seluas 30 ribu hektar,” tandasnya.

Berita Terkait

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar
Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk
Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan
Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi
Polda Jatim Ungkap Ribuan Kasus Narkoba Triwulan III, Amankan Lebih dari 2.300 Tersangka
Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal
Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern
SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru