1.480 Dosis Vaksin Covid-19 Tiba di Sampang dengan Pengawalan Ketat

- Admin

Selasa, 26 Januari 2021

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SAMPANG, SUARABANGSA.co.id — Sebanyak 1.480 vial vaksin Sinovac tahap pertama sudah tiba di Kabupaten Sampang pada Selasa (26/01/2021) dini hari, sekitar pukul 02.25 WIB. Ribuan vial atau dosis vaksin Covid-19 itu dibawa dengan menggunakan mobil box pendingin PT Biofarma melalui jalur darat dan mendapat pengawalan ketat dari aparat kepolisian.

Selanjutnya, vaksin sinovac itu disimpan di gudang farmasi milik Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat, disebuah ruangan khusus dengan suhu sesuai dengan standar dan ketentuan yang telah ditetapkan.

Baca Juga:  Satreskoba Polres Sampang Amankan Barang Bukti 43 Gram Sabu-sabu di Tujuh TKP

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sampang Agus Mulyadi membenarkan vaksin Covid-19 jenis sinovac sudah diserahterimakan Pemprov Jawa Timur kepada Pemkab Sampang.

“Benar, Sampang sudah menerima penyerahan vaksin Covid-19 Sinovac, sekarang sudah berada di gudang Farmasi dengan penjagaan ketat,” kata Agus saat dikonfirmasi melalui sambungan WhatsApp.

Menurutnya, vaksin itu rencananya akan di distribusikan pada Kamis tanggal 28 Januari 2021. Ia juga menjelaskan, 1.480 vaksin tersebut diberikan kepada 10 orang pimpinan pejabat Kabupaten Sampang dan 2.116 petugas medis yang bekerja di fasilitas pelayanan kesehatan.

Baca Juga:  Evaluasi Kinerja Organisasi, Persatuan Wartawan Sampang Gelar Rakor di Kota Batu

“Tahap awal ini sebanyak 1.480 dosis vaksin yang bakal dipergunakan untuk 10 orang dari unsur pimpinan pejabat dan akan dilanjutkan untuk sejumlah tenaga kesehatan,” ungkap dia.

Ia berharap melalui upaya vaksinasi ini mampu menekan angka kasus Covid-19 di Kabupaten Sampang. Meski demikian, pihaknya tetap meminta masyarakat untuk selalu patuh protokol kesehatan 5M yang meliputi mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan mengurangi mobilitas, meski telah dilakukan vaksinasi.

“Penerapan protokol kesehatan dinilai masih menjadi cara paling efektif untuk mencegah covid-19,” tandasnya.

Baca Juga:  Respon Cepat Keluhan Masalah Pupuk, Bupati Sumenep Langsung Bagikan Pupuk Gratis

Berita Terkait

DPRD Bojonegoro Bahas Perubahan 5 Raperda, FPPKN Tegaskan Catatan Penting
Bupati Setyo Wahono Sampaikan Nota Penjelasan 5 Raperda dalam Paripurna DPRD Bojonegoro
Perkuat Sinergi, SMSI Bojonegoro dan Bupati Setyo Wahono Bahas Ekosistem Media Sehat
Merawat Aspirasi Lewat Kerja Nyata, Sally Atyasasmi Sabet Gelar ‘The Inspiring Legislator’
Pemkab Sumenep Dukungan Penuh Rencana Pembangunan KEK Tembakau Madura, Siapkan 30 Hektar
Produksi Minyak Merosot, Bojonegoro Pacu Pencarian Cadangan Baru di 17 Kecamatan
Warga Batang-Batang Sumenep Ditemukan Meninggal Terbakar
DPRD Sumenep Meminta Pemerintah Daerah Maksimalkan P-APBD Menghasilkan Program Pro Rakyat

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 19:50 WIB

Dihadiri 11.000 Pelari, Surabaya ISOPLUS Marathon 2026 Sumbang PDRB Rp41 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:06 WIB

Perayaan Emas Koperasi Kareb: Sebar 7.000 Paket Sembako dan Gelar Wayang Semalam Suntuk

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:11 WIB

Surabaya ISOPLUS Marathon 2026, Digelar 4 Oktober Sejumlah Ruas Jalan di Surabaya Dialihkan

Rabu, 30 September 2026 - 15:23 WIB

Tak Gengsi Jualan di Pinggir Jalan, Pemuda 24 Tahun dari desa Wedi Buktikan Mandiri Secara Ekonomi

Senin, 28 September 2026 - 09:41 WIB

Pemerintah Desa Ngumpakdalem Gelar ‘Blusukan Kampung’, Gaet 2.000 Warga dan Dorong UMKM Lokal

Senin, 28 September 2026 - 09:38 WIB

Puncak HUT ke-50 Koperasi Kareb: Langkah Progresif Menuju Ekosistem Koperasi Modern

Sabtu, 26 September 2026 - 14:03 WIB

SMSI Sumenep Gelar Sekolah Melek Media Bagi Guru SDN

Rabu, 23 September 2026 - 17:30 WIB

HJB ke-349 Diluncurkan, Bupati Tekankan Refleksi Sejarah dan Kualitas Pelayanan

Berita Terbaru